Prediksi All Jokowi's Men di Perebutan Kursi Panas Presiden

ADVERTISEMENT

Prediksi All Jokowi's Men di Perebutan Kursi Panas Presiden

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 06:57 WIB
Momen Jokowi dan 7 Ketum Parpol Jalan Bareng
Foto: Jokowi bersama tujuh Ketum Parpol berjalan bersama (dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat makan siang bersama ketujuh Ketum Parpol pendukung pemerintah di Istana sebelum melantik dua menteri baru dan tiga Wamen. Setelahnya, mereka berjalan beriringan menuju ruang pelantikan.

Posisi jalan ketujuhnya yang berjalan bersama disebut menjadi kode untuk Pilpres mendatang. Dalam foto yang ditampilkan, tampak Jokowi berjalan diapit para ketum partai. Di sebelah kiri Jokowi, ada Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Sementara, di sebelah kanan Jokowi ada Ketum NasDem Surya Paloh lalu ketiga ketum partai dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yaitu Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PPP Suharso Monoarfa, dan Ketum PAN sekaligus Menteri Perdagangan (Mendag) yang baru dilantik, Zulkifli Hasan (Zulhas). Empat petinggi parpol di sebelah kanan Jokowi dinilai yang paling mungkin untuk berkoalisi.

"Kalau soal foto itu memang secara kebetulan tampak pengelompokan koalisinya, entah natural atau by design. Empat partai di sebelah kanan memang paling mungkin untuk menjadi koalisi," kata Founder Cyrus Network Hasan Nasbi (16/6/2022).

"Meski NasDem belum bergabung dengan KIB, tapi secara emosional mereka sangat dekat," imbuhnya.

Menurut Hasan para ketum parpol yang berada di sebelah kiri Jokowi bisa membentuk satu atau dua koalisi. Gerindra dan PKB dinilai bisa membentuk koalisi bersama.

Namun, apabila PKB telah berkoalisi dengan partai lain, PDIP dan Gerindra harus bermanuver ke parpol oposisi pemerintah, yaitu Demokrat dan PKS.

"Sementara di sebelah kiri bisa jadi 1 atau 2 poros koalisi. Ya itu foto dengan komposisi yang menarik untuk dibuatkan utak atik gatuknya," katanya.

"PKB bisa bersama Gerindra untuk jadi sebuah poros koalisi mengusung capres. Tapi kalau PKB diambil, PDIP dan Gerindra terpaksa harus gerilya ke Demokrat atau PKS," imbuh dia.

Prediksi All Jokowi's Men

Hasan Nasbi kemudian berbicara soal sosok capres yang akan diusung di Pilpres 2024 mendatang. Dia menganalisis capres 2024 adalah all the president's men.

Sebab menurutnya, parpol yang mampu membentuk poros koalisi sendiri yakni PDIP, Gerindra, dan Golkar, merupakan parpol pendukung pemerintah. Selain itu juga karena adanya ambang batas pencapresan yang juga akan mempengaruhi pembentukan koalisi.

"Kalau saya sudah dari tahun lalu bilang bahwa nanti pilpres akan diisi oleh all the president's men. Sebab yang punya peluang menjadi poros koalisi itu semuanya dari partai pendukung pemerintah, yaitu PDIP, Golkar dan Gerindra. Mereka hanya butuh tekan 1 partai untuk bisa memenuhi presidential threshold (PT). Sementara partai oposisi, meski bergabung, tidak akan memenuhi PT," kata Hasan.

Hasan menyebut NasDem tampak turut melirik Gubernur DKI Anies Baswedan untuk diusung. Namun, kata Hasan, NasDem akan realistis lantaran tak mudah membuat koalisi untuk mendukung Anies.

"Memang ada NasDem yang agak sedikit zig zag dengan menyebut-nyebut nama Anies Baswedan. Tapi pada akhirnya akan realistis. Nasdem juga nggak mudah membuat koalisi untuk mendukung Anies saat ini kursinya (di DPR) hanya 59," katanya.

Hasan melihat NasDem semakin sulit menjadi poros koalisi usai terbentuknya KIB. "Selain dengan PKB, dia harus mencari 3 partai untuk bisa berkoalisi. Setelah terbentuknya KIB, maka posisi NasDem untuk menjadi poros koalisi makin sulit," katanya.

Baca dua kendala terwujudnya Jokowi's Men di halaman selanjutnya

Simak Video 'Pesan PDIP ke Menteri Baru: Bergerak untuk Negara, Bukan Capres-Cawapres':

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT