Masinton Jawab Rocky Gerung soal Penjilat di Meja Makan Jokowi dan Koalisi

ADVERTISEMENT

Masinton Jawab Rocky Gerung soal Penjilat di Meja Makan Jokowi dan Koalisi

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Kamis, 16 Jun 2022 23:39 WIB
Masinton Pasaribu
Masinton Pasaribu (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Politikus PDIP Masinton Pasaribu merespons Rocky Gerung yang menyindir soal penjilat saat mengomentari momen makan siang Presiden Jokowi bersama 7 ketum parpol koalisi di Istana. Begini jawaban Masinton.

"Yang hadir bersama Presiden adalah ketua umum partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintahan. Pastinya hadir bukan karena ingin menjilat, tapi karena undangan Presiden," kata Masinton kepada wartawan, Kamis (16/6/2022).

Masinton menilai setiap partai memiliki kemandirian dan otoritas masing-masing. Dengan demikian, sebut aktivis '98 itu, para ketum parpol tak perlu 'menjilat'.

"Tiap partai pastinya punya kemandirian dan otoritas sendiri tanpa harus menjilat-jilat," ujarnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu mengaku tak tahu siapa sosok penjilat yang dimaksud Rocky.

"Saya nggak tahu siapa yang dimaksud Om Rocky sebagai penjilat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Rocky Gerung berkomentar mengenai posisi duduk Presiden Jokowi saat makan bersama 7 ketum parpol koalisi pendukung pemerintah sebelum reshuffle kabinet 15 Juni. Rocky menilai pada saat makan siang itu masih ada suasana tegang.

Host acara awalnya menjelaskan posisi duduk. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum NasDem Surya Paloh ada di samping kiri dan kanan Jokowi. Ketum Gerindra Prabowo ada di depan Jokowi. Di depan Megawati ada Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Sementara di depan Surya Paloh ada Ketum PAN Zulkifli Hasan. Sementara Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP Suharso Monoarfa ada di pojok meja, di samping Megawati dan Airlangga.

"Ini yang disebut gejala Maldini, malapetaka di Istana, ha-ha-ha, orang akan tafsirkan kenapa ada bloking gitu kan, atau malpraktik di Istana, maldini sindrom kira-kira begitu, kayak tegang-tegangan. Yang sana masih ngincar tuh, bisa nggak apa namanya koalisi baru setelah proyek politik ini jalan?" kata Rocky Gerung saat menanggapi posisi duduk makan bersama Jokowi dan para ketum parpol. Sementara Faldo Maldini hadir secara online dalam diskusi tersebut.

Komentar itu disampaikan Rocky Gerung dalam diskusi kolaborasi detikcom-Total Politik dengan tema 'Adu Perspektif: Politik Jawa Jokowi, Ojo Dumeh Berbuah Reshuffle' yang ditayangkan di kanal YouTube detikcom, Rabu (15/6). Rocky kemudian menyinggung pengalaman Jokowi dalam politik.

"Tapi intinya kan kita tahu Pak Jokowi sebagai orang yang malang melintang selama 7-8 tahun sangat mengerti politik, dalam arti bahasa tubuh manusia, dia tahu psikologi orang, dia ngerti siapa yang menjilat, siapa yang minta diasuh," kata dia.

(fca/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT