ADVERTISEMENT

KSAD Singgung Gaya Kepemimpinan-Pencopotan Baliho Saat Sidang Doktoral

Wildan Noviansyah - detikNews
Sabtu, 11 Jun 2022 12:49 WIB
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meraih gelar doktor ilmu ekonomi di Universitas Trisakti. Dalam disertasinya, Jenderal Dudung sempat menyinggung tentang gaya kepemimpinannya yang humanis.

Di sidang doktoral, Dudung mempresentasikan disertasinya yang berjudul 'Pengaruh Strategic Leadership Style dan Green Human Resource Management terhadap Management Performance Kodam Jaya yang Dimediasi oleh Teamwork Management'. Awalnya, Dudung mengatakan pentingnya penerapan konsep green human resources management dalam memimpin.

"Jadi kepemimpinan dengan style green human resources management dengan keteduhan, maka ini berpengaruh positif pada teamwork dalam melaksanakan tugas," papar Dudung di Universitas Trisakti, Sabtu (11/6/2022).

Dudung menuturkan menjadi pemimpin tidak perlu ketegangan, amarah, dan murka. Menurutnya, gaya kepemimpinan dengan pendekatan green human resources nantinya akan menjadikan pemimpin dicintai anggotanya.

"Ini sering saya lakukan, pendekatan-pendekatan, sentuhan-sentuhan kepada prajurit. Tidak adanya ketegangan, tidak ada marah-marah, tidak ada murka, tidak ada penekanan-penekanan. Justru dengan pendekatan ini, dengan empati yang lebih bagus, prajurit akan melaksanakan tugas dengan baik dan akhirnya teamwork ini akan menjadi solid," ujarnya.

Dudung lantas menyinggung soal keberanian pemimpin dalam mengambil keputusan. Salah satunya dia memerintahkan pencopotan baliho-baliho bergambar Habib Rizieq Shihab di Jakarta.

"Leadership style diwujudkan dalam keberanian menghadapi dalam mengambil sebuah keputusan. Salah satunya adalah penurunan baliho. Saat itu, saya harus putuskan dengan situasi dan kondisi tentunya dilatarbelakangi dengan informasi dari Kapolda, informasi dari Gubernur, Pol PP. Mekanisme berjalan sedemikian rupa, prosedur dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. Dan kemudian saya harus mengambil keputusan," kata dia.

"Ciri pemimpin harus mengambil keputusan. Kalau keputusan itu benar, berarti bagus, kalau salah, masih bagus, daripada tidak berani sama sekali. Membangun lingkungan yang nyaman bagi seluruh prajurit yang pada akhirnya menumbuhkan kecintaan," imbuhnya.

Jenderal Dudung Raih Gelar Doktor

Jenderal Dudung diketahui meraih gelar doktor ilmu ekonomi dengan predikat cum laude. Daftar penguji dalam sidang tersebut antara lain ketua penguji sekaligus Rektor Universitas Trisaksi Kadarsah Suryadi, sekretaris Penguji Dekan FEB Universitas Trisakti Yolanda Masnita Siagian. Selain itu, promotor Willy Arafah, kopromotor Kusnadi.

Ada juga anggota penguji internal Farida Jasfar dan Zainal Effendi Berlian serta penguji eksternal Ninik Rahayu dan Pantja Djati.

Simak juga 'Bantah Anggapan Musuhi Islam, KSAD Dudung: Saya Dulunya Santri':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT