ADVERTISEMENT

Fahri Ngaku Ikhlas Gagal Jadi Bintara Polri karena Buta Warna

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 04 Jun 2022 14:31 WIB
Jelang aksi unjuk rasa buruh, ada ribuan personel gabungan yang dikerahkan untuk amankan gedung DPR. Aksi itu dilakukan untuk menolak revisi UU Ketenagakerjaan.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Fahrifadillah Nur Rizky (21), calon Bintara Polri yang gagal berangkat pendidikan karena buta warna parsial, mengaku telah ikhlas atas keputusan dari Polda Metro. Fahri bahkan telah memiliki rencana karir di luar institusi Polri.

"Kalau dari keluarga besar masih ada yang mengganjal tapi kami semua sudah ikhlas tentang semuanya yang kami alami. Siapa tahu Allah mengganti jalan yang lebih baik ya," kata Fahri saat dihubungi, Sabtu (4/6/2022).

Fahri mengaku mendapatkan banyak dukungan usai curhatnya yang merasa digagalkan untuk mengikuti pendidikan sebagai Bintara Polri viral di media sosial. Mereka menawarkan bantuan pendampingan hukum kepada Fahri.

Saat Polda Metro Jaya mengumumkan keputusan mereka yang menggugurkan Fahri karena alasan buta warna telah final, dukungan kepada Fahri terus mengalir. Salah satunya datang dari anggota Komisi I DPR RI Hillary Brigitta Lasut.

Hillary, kata Fahri, telah menawarinya berkuliah usai gagal menjadi Bintara Polri. Dia pun mengaku menyambut terbuka tawaran dari Hillary tersebut.

"Banyak banget orang yang hubungi saya termasuk ibu Hillary. Ibu itu tawarkan beasiswa dalam dan luar negeri. Kalau jenjang karir yang ingin saya tekuni karena saya habis kejadian seperti ini dan sesuai bakat dan minat, saya akan masuk jadi mahasiswa dulu," katanya.

Dengan yakin Fahri mengaku akan melanjutkan studi kuliahnya di fakultas hukum. Fahri sendiri pada 2020 sempat kuliah tapi tidak dilanjutkan.

"Kalau fakultas saya milih hukum tapi kalau kampusnya itu Ibu Hillary yang mencarikan. Itu full biayanya ditanggung dari akomodasi dan akomodasi kuliah ditanggung beliau," tutur Fahri.

Ikhlas dengan Keputusan Polda Metro

Fahri sebelumnya sudah bersuara perihal keputusan final dari Polda Metro yang menggugurkannya menjadi Bintara karena buta warna parsial. Meski berat Fahri mengaku telah ikhlas atas keputusan itu sepenuhnya.

"Alhamdulillah masalah telah selesai dan insyaallah saya bisa menerima hasil akhirnya yang walaupun bagi saya sangat berat, betul-betul sangat berat," tulis Fahri di unggahan media sosial Instagram pribadinya seperti dilihat, Sabtu (4/6/2022). Fahri telah mengizinkan detikcom mengutip unggahannya tersebut.

Fahri juga bicara soal polemik buta warna yang membuatnya tidak bisa mengikuti pendidikan sebagai Bintara. Pemuda itu kembali menegaskan tidak memiliki masalah buta warna.

"Soal buta warna saya terkait bukti yang pernah saya kirim, saya bisa melihatnya dan semua bukti yang sudah saya jelaskan," katanya.

Simak halaman selanjutnya soal keputusan final dari Polda Metro:

Saksikan Video 'Fahri Calon Bintara Gagal Saat Tes Buta Warna Diungkap':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT