Menteri Siti Nurbaya ke KPK, Bahas soal Cegah Korupsi di KLHK

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 16:10 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar
Siti Nurbaya (Muhammad Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya beserta jajarannya menghadiri Program Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) hari ini. Dalam agenda itu, KLHK meminta bimbingan KPK soal proses investigasi perkara korupsi.

"Programnya banyak termasuk itu tadi diseminasi, pemahaman nilai-nilai, termasuk nanti technical know how. Tadi Irjen (inspektur jenderal) kami juga minta dibimbing bagaimana caranya investigasi korupsi dan sebagainya," kata Menteri LHK Siti Nurbaya di lobi gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022).

Siti juga menjelaskan, pihak KLHK mendapatkan indikator sebuah lembaga sudah berperilaku antikorupsi. Tidak hanya kelembagaan, Siti menyebut KPK juga menjelaskan soal perilaku antikorupsi yang harus disadari oleh pejabat Kementeriannya.

"Tadi mendapatkan hal yang sangat baik saya kira untuk jajaran KLHK, yaitu bagian-bagian terukur bagaimana sebuah lembaga dalam hal ini Kementerian itu bisa dikatakan sudah bernilai perilaku antikorupsi, atau sudah menyiapkan diri untuk menghindari tindakan-tindakan korupsi sehingga itu bisa konkret sebagai contoh dan dengan demikian para pejabat juga sudah bisa menyadari harus seperti apa," terangnya.

Tak hanya itu, Siti juga mengatakan pertemuan ini sekaligus meminta masukan dari KPK terkait teknis pengaduan masyarakat sehingga, setelah audit dilakukan, tindak lanjut yang maksimal bisa dilakukan.

"Ini menurut saya sangat hidup, dinamis, dan akan terus berlanjut karena cita-citanya sangat besar. Cita-cita KPK sangat besar dan itu kami hargai, yaitu menjadikan negara ini bersih dan memiliki pejabat yang bertanggung jawab," tegasnya.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua KPK Firli Bahuri. Dia mengingatkan kepada jajaran KLHK agar memperkuat integritas dalam pelaksanaan tugasnya. Menurut Firli, integritaslah yang dapat mengurangi dan mengurungkan niat melakukan korupsi.

"Karena integritas lah yang bisa mencegah, mengurangi, dan mengurungkan niat untuk melakukan korupsi. Untuk itu, saya titip kepada Menteri dan Para Dirjen KLHK untuk membangun dan menjaga integritas," kata Firli dalam keterangan tertulis, Selasa (24/5).

Dia menjelaskan, PAKU Integritas diselenggarakan sebagai bentuk perpanjangan tugas KPK dalam undang-undang, yakni melakukan tindakan pencegahan. Namun, hal itu tidak bisa dikerjakan secara maksimal oleh KPK saja.

"KPK percaya tidak bisa melakukan pemberantasan korupsi sendirian. Oleh sebab itu KPK mengajak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk bersama membangun budaya antikorupsi di lembaganya," kata Firli.

Baca berita selengkapnya pada halaman berikutnya.