Polres Jakbar Gagalkan Peredaran Ekstasi Senilai Rp 3 M, 2 Pengedar Dibekuk

Mulia Budi - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 17:11 WIB
Polres Jakbar gagalkan peredaran 11 ribu butir ekstasi
Polisi menyita 11 ribu butir ekstasi dari dua tersangka pengedar di Jakpus dan Jakbar. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi 11 ribu butir. Dua pengedar, II (36) dan RH (40), ditangkap polisi.

"Ini adalah pengungkapan kasus tindak pidana narkoba oleh satuan reserse narkoba Polres Jakarta Barat yang mana pengungkapan pada siang hari ini dilaksanakan dalam 1 hari pada tanggal 18 Mei 2022 di 2 TKP," ujar Kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (23/5/2022).

Pasma mengatakan tersangka II ditangkap di daerah Petojo, Jakarta Pusat, sedangkan tersangka RH ditangkap di daerah Tambora. RH diamankan di kediamannya pukul 19.30 WIB, lalu II diamankan pukul 00.30 WIB.

"TKP pertama itu di daerah Petojo, Jakarta Pusat, pada pukul 00.30 WIB dan di TKP 2 itu di daerah Jembatan Lima, Tambora, pukul 19.30 WIB. Adapun pada TKP 1 yang kita amankan berinisial II berumur 36 tahun lalu di daerah Petojo, Jakarta Pusat, itu yang diamankan, lalu kita kembangkan lalu mengamankan Saudara RH, laki-laki umur 40," tuturnya.

Dia menuturkan barang bukti yang diamankan di TKP pertama dari tersangka II ialah 35,92 gram sabu yang disimpan di belakang figura foto di ruang makan dan gudang. Kemudian, di TKP 2 atau dari tersangka RH mengamankan 3,292 gram sabu dan 11.022 butir ekstasi berbagai jenis yang tersimpan dalam 43 klip plastik.

"Di TKP pertama kita mengamankan barang bukti seberat 35,92 gram (sabu) dan di TKP kedua kita mengamankan narkotika jenis sabu itu seberat 3,292 gram itu yang tadi sudah kita foto barang buktinya serta narkotika jenis ekstasi dengan jumlah 11.022 butir atau dengan beratnya sekitar 4,135 gram," tuturnya.

"Adapun yang menjadi kronologis penangkapan kita Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan informasi di TKP pertama di daerah Petojo, Jakarta Pusat, mengamankan Saudara II dan kita mengamankan barang bukti seberat 35 gram (sabu), setelah itu baru dikembangkan ke daerah Tambora, yaitu Saudara RH di tempat tinggalnya diamankan," lanjutnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.