BNN Ungkap Identitas Hakim PN Rangkasbitung yang Ditangkap

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 11:48 WIB
Serang -

BNN Banten menangkap dua hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung terkait kasus narkoba. Dua hakim itu ialah hakim berinisial DA (39) dan YR (39) serta satu orang kurir yang juga PNS berinisial RASS (32).

"Saya nyatakan bahwa yang kita lakukan (penangkapan) benar adanya, kita mengamankan tiga orang oknum pegawai negeri," kata Kepala BNN Banten Hendri Marpaung di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Senin (23/5/2022).

Satu orang lagi masih berstatus terperiksa inisial H. Dia adalah pembantu rumah tangga dari hakim inisial DA.

"Berarti empat orang yang kita amankan, tiga orang adalah ASN, satu orang adalah pembantu rumah tangga," ujarnya.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (17/5) pukul 10.00 WIB. Penangkapan dilakukan di kantor jasa pengiriman di Kecamatan Rangkasbitung dan Pengadilan Negeri Rangkasbitung.

Di mengatakan kasus ini diungkap dari laporan masyarakat mengenai pengiriman sabu ke Rangkasbitung dari Sumatera. BNN, katanya, bersama Bea Cukai Kanwil Banten melakukan penyelidikan dan pendalaman informasi.

"Didampingi langsung oleh saya sendiri melakukan pengamanan terhadap RASS, kita amankan RASS yang sedang mengambil barang titipan yang diduga adalah narkotika," ujarnya.

Setelah RASS ditangkap, hasil interogasi paket itu adalah sabu 20,634 gram. Barang itu, katanya, diambil dari jasa penitipan atas perintah pimpinannya.

"Barang ini diperintahkan seseorang yang berinisial YR, ASN, maka kami mengamankan yang diduga memerintah itu," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan YR, sabu itu juga akan digunakan hakim lain, yaitu DA. Saat dites urine, ketiganya juga positif narkoba.

"Kami lakukan interogasi awal maka saudara YR menyebutkan seseorang berinisial D juga ASN sebagai orang yang pernah bersama-sama menggunakan metamfetamin. Kami tes urine juga ternyata inisial D yang terduga menggunakan ini positif," paparnya.

(bri/haf)