detik's Advocate

Bisakah Saya Pidanakan Orang yang Menghina Idola Saya?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 09:34 WIB
Rusdianto Matulalatuwa
Rusdianto Matulatuwa (ist.)
Jakarta -

Media sosial diriuhkan cuitan fans yang akan melaporkan ke polisi orang yang menjelek-jelekkan idolanya. Lini masa gaduh. Lalu bolehkah kasus saling ejek itu berujung pidana?

Berikut pertanyaan yang didapat detik's Advocate:

Bila idola kita dihina oleh seseorang, bisakah kita sebagai fans, Bisakah kita sebagai fans melaporkan seseorang tersebut ke aparat penegak hukum?

Untuk menjawab permasalahan di atas, kami menghubungi advokat Rusdianto Matulatuwa, SH. Berikut pendapat hukumnya:

Tentu tidaklah dimungkinkan menurut hukum apabila seorang idola kita dihina oleh seseorang, dapat dilakukan pengaduan oleh orang lain ke polisi.Rusdianto, advokat

Terkait pertanyaan tersebut, kasus tersebut termasuk delik pidana aduan. Oleh sebab itu, kita harus memahami dulu apa itu delik pidana aduan.

Istilah delik aduan (klacht delict), ditinjau dari arti kata 'klacht' atau pengaduan berarti tindak pidana yang hanya dapat dilakukan penuntutan setelah adanya laporan yang bersifat pengaduan dengan permintaan seseorang untuk dilakukan penuntutan terhadap orang tertentu.

Menurut KUHP Indonesia dikenal lembaga delik aduan khusus dalam bidang kejahatan saja. walaupun dalam suatu kejahatan itu telah ditentukan adanya delik aduan, baik absolut maupun relatif, namun dalam hukum acaranya tetap berlaku asas oportunitas. Delik aduan pada umumnya dibagi dalam dua jenis yaitu:

Delik Aduan Absolut (Mutlak)

Delik ini disebut juga dengan absolute klacht delict. Yang dimaksud dengan delik aduan absolut adalah tiap-tiap kejahatan yang dilakukan, yang hanya akan dapat diadakan penuntutan oleh penuntut umum bila telah diterima aduan dari yang berhak mengadukannya.

Delik Aduan Relatif (Relatieve Klacht Delict)

Delik aduan relatif adalah kejahatan-kejahatan yang dilakukan, yang sebenarnya bukan merupakan kejahatan aduan, tetapi khusus terhadap hal-hal tertentu, justru diperlakukan sebagai delik aduan. delik aduan relatif adalah delik dimana adanya suatu pengaduan itu hanyalah merupakan suatu voorwaarde voor vervolgbaarheid atau suatu syarat untuk dapat menuntut pelakunya, yaitu bilamana antara orang yang bersalah dengan orang yang dirugikan itu terdapat suatu hubungan yang bersifat khusus.

Lihat juga video 'Alasan Indra Tarigan Hina Keluarga Nikita Mirzani di Medsos':

[Gambas:Video 20detik]