Ramai-ramai Kecam Kedubes Inggris Gegara Kibarkan Bendera LGBT

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 22 Mei 2022 06:30 WIB
Brunei Akan Terapkan Hukum Rajamm Sampai Mati Bagi LGBT
Foto ilustrasi bendera pelangi LGBT. (ABC Australia)
Jakarta -

Bendera pelangi berkibar di Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, di Jakarta. Pelbagai kelompok ini kemudian menyuarakan kecaman atas berkibarnya bendera Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) itu.

17 Mei 2020, bendera itu dikerek di tiang bendera Kedubes Inggris, berjejer dengan bendera Inggris Union Jack. Momen 17 Mei adalah Hari anti-homofobia diperingati dunia setiap 17 Mei. Dilansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lembaga ini telah menghapus homoseksualitas dari klasifikasi internasional tentang penyakit pada 17 Mei 1990.

"Kemarin, pada Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) - kami mengibarkan bendera LGBT+ dan menggelar acara, demi kita semua yang merupakan bagian dari satu keluarga manusia," demikian keterangan Kedutaan Besar Inggris untuk RI via akun resmi Instagram-nya, diakses detikcom, Sabtu (21/5) kemarin.

Inggris jelas menunjukkan keberpihakannya terhadap hak-hak LGBT. Inggris juga mendorong semua negara di dunia untuk menghentikan diskriminasi terhadap LGBT.

Sejurus kemudian, meluncurlah kecaman-kecaman terhadap pengibaran bendera LGBT di Jakarta. Mayoritas kecaman berasal dari kalangan agama.

Kedubes Inggris untuk RI memposting dukungan atas LGBTKedubes Inggris untuk RI memposting dukungan atas LGBT Foto: Kedubes Inggris untuk RI memposting dukungan atas LGBT (dok.Instagram @ukinindonesia)

Berikut adalah kecaman-kecaman itu:

Simak juga 'Sorotan Anggota Dewan ke Deddy Corbuzier Terkait Konten LGBT':

[Gambas:Video 20detik]