ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Atap SDN Pancoranmas 3 Depok Ambruk, Orang Tua Murid Jadi Bingung

Dwi Rahmawati - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 12:55 WIB
Orang tua murid yang mengantar anaknya sekolah di SDN Pancoranmas 3, Depok.
Orang tua murid yang mengantar anaknya sekolah di SDN Pancoranmas 3, Depok. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Atap dua kelas di SDN Pancoranmas 3, Depok, belum diperbaiki meski siswa sudah masuk sekolah. Beberapa orang tua murid mengeluh karena ada perubahan jadwal dan sempat kebingungan mencari kelas.

Diketahui, pembelajaran di SD Negeri Pancoranmas 3 mesti dibagi dua sesi, pagi dan siang, karena atap runtuh di dua kelas belum diperbaiki. Sejumlah wali murid antisipasi menunggu sang anak lantaran jadwal yang lebih cepat.

Salah satu orang tua kelas 4, Prapti, mengeluh harus mengantar anaknya di siang hari. Padahal, ia biasa mengantar anak di pagi hari.

"Bingung, anak sekolah ibaratnya jam sekian jadi berkurang. Nganter yang tadinya pagi jadi siang," papar Prapti saat ditemui di lokasi.

Ia pun menyoroti atap di lantai dua yang belum ada perbaikan. Ia meminta kerusakan tersebut segera dibenahi demi kenyamanan anak murid.

"Khawatir, penginnya buru-buru diperbaiki. Demi kenyamanan anak sekolah," imbuhnya.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (12/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Ada 6 wali murid yang duduk bersila di halaman depan gedung sekolah. Mereka tengah menunggu sang anak pulang lantaran jadwal tak seperti biasanya.

"Takutnya kita, nanti pas belajar dipersingkat karena jamnya harus dibagi ke kelas yang lain. Jadi kita tunggu di luar, kalau rumahnya jauh kan jaraknya makan waktu," ungkap Dian, wali murid kelas III.

Dikatakan Dian, biasanya wali murid tak diperkenankan menunggu di luar karena pandemi.

"Memang semenjak Corona kita nggak boleh nunggu, tapi kalau buat antar-jemput boleh," lanjut dia.

Wali murid lain, Lina, mengaku baru mengetahui jadwal yang berubah untuk Kamis dan Jumat. Sedangkan minggu depan belum diinformasikan.

"Minggu depan belum ada jadwalnya, baru pertama doang. Belum tahu minggu depan gimana?" kata Lina.

Akibat kelas VI C dan III C di lantai 2 yang atapnya runtuh, orang tua yang lain, Suryana, juga memutar balik di tangga saat mengantar anaknya.

"Ini kelas III di mana ya?" tanya si ibu kepada murid yang melintas.

"Yang di atas nggak boleh dipakai, di bawah semuanya," balas siswa tersebut.

Suryana menyebut tak tahu kelas anaknya telah dipindahkan. Ia pun kaget ruangan yang rusak belum dibenahi.

"Kaget jugalah, kan sudah perai (libur) lama satu bulan. Kejadiannya (atap rusak) sudah satu bulan yang lalu," kata dia.

Disdik Depok usulkan perbaikan. Simak di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT