ADVERTISEMENT

JIS dan BIS Dibela Sana-sini Meski Nama Asing Tuai Kontroversi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 07:01 WIB
PT Jakarta Propertindo (JakPro) mengungkap progres pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Pembangunan stadion tersebut telah mencapai 98%.
Foto: Jakarta International Stadium (JIS) (Rifkianto Nugroho/detik)

JIS Diminta Buat Nama Dua Bahasa

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Syarif berpendapat penamaan Jakarta International Stadium (JIS) tidak salah. Namun, dia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat nama JIS ke dalam 2 bahasa agar tidak melanggar aturan perundang-undangan.

"Penamaan JIS juga tidak salah, hanya supaya lengkap bisa dibuat 2 bahasa. JIS dan Stadion Internasional Jakarta," kata Syarif saat dihubungi, Senin (9/5).

Syarif menjelaskan lebih lanjut mengapa Pemprov DKI Jakarta perlu memberikan nama stadion baru tersebut ke dalam 2 bahasa. Dia sependapat dengan Alvin Lie terkait adanya aturan wajib untuk menamakan sebuah tempat atau lokasi ke dalam bahasa Indonesia.

"Saya sependapat dengan Alvin Lie, karena rujukannya jelas ada di UU 24/2009 Pasal 36 ayat 2 dan Perpres 63/2009. Di situ jelas menyebut 'wajib', kewajiban kepala daerah salah satunya yang pokok kan melaksanakan peraturan-peraturan yang berlaku," ucapnya.

Meski begitu, dia mengungkap persoalan JIS ini bisa menjadi pembelajaran yang menarik bagi semua pihak. Dia menyebut persoalan kewajiban penggunaan bahasa Indonesia sudah jelas diatur dalam undang-undang.

Gubernur Banten Tetap Pakai Nama BIS

Gubernur Banten Wahidin Halim tetap menggunakan nama Banten International Stadium (BIS) meski disorot karena bukan Bahasa Indonesia. Wahidin menyebut, Bahasa Inggris sudah digunakan oleh setiap orang dan bahasa modern.

"Masalahnya apa, sekarang itu sudah bahasa anak-anak, bahasa medsos, bahasa modern," kata Wahidin kepada wartawan usai peresmian BIS di Curug, Kota Serang, Senin (9/5).

Banten International Stadium (BIS) rencananya akan diresmikan Senin (9/5/) besok. Sejumlah acara dan kegiatan bakal disajikan saat peresmian Banten International Stadium.Banten International Stadium (BIS) rencananya akan diresmikan Senin (9/5/) besok. Sejumlah acara dan kegiatan bakal disajikan saat peresmian Banten International Stadium. Foto: (Bahtiar/detikcom)

Penggunaan kata Banten International Stadium kata Wahidin, untuk menunjukan bahwa Pemprov Banten telah membangun stadion bertaraf internasional. Termasuk kepada seluruh dunia soal keberadaanya itu.

"Kita menamakan itu untuk mengatakan kepada masyarakat dan juga dunia bahwa kita punya stadion," ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa bahasa Inggris sudah jadi bagian bahasa sehari-hari warga Indonesia. Bahasa ini dipakai oleh anak cucunya dan tidak berarti meninggalkan kebudayaan Indonesia.

"Anak cucu saya pakai Bahasa inggris, dan bukan berarti menghilangkan budaya, biar aja lah yang begitu mah," ujarnya.


(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT