Tentang Farsha Kautsar: Anak Miliarder Eks Pegawai Pajak, Duit Miliaran Disebar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 11 Mei 2022 14:25 WIB
Anak dari terdakwa kasus korupsi di Ditjen Pajak Wawan Ridwan, M. Farsha Kautsar (kedua kiri) memberikan kesaksian pada sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (10/5/2022). JPU KPK menghadirkan 10 orang saksi bagi terdakwa mantan Supervisor Tim Pemeriksa Pajak pada Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu tersebut diantaranya mantan pramugari Siwi Widi Purwanti. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Farsha Kautsar (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

Sosok M Farsha Kautsar kini menjadi perbincangan selepas kedapatan diduga mengalirkan uang hasil kejahatan ayahnya yang merupakan mantan pegawai di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Farsha Kautsar begitu royal menghamburkan uang ke sejumlah orang termasuk ke mantan pramugari bernama Siwi Widi Purwanti.

Pada Selasa, 10 Mei 2022 Farsha Kautsar dihadirkan oleh jaksa KPK dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta. Duduk sebagai terdakwa adalah Wawan Ridwan yang merupakan ayah dari Farsha Kautsar yang diketahui sebelumnya bekerja sebagai Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra.

Wawan didakwa bersama-sama dengan Alfred Simanjuntak yang sebelumnya sebagai Pemeriksa Pajak Madya Ditjen Pajak. Perkara mereka merupakan pengembangan dari kasus di KPK yang sebelumnya menjerat Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Kala itu Angin menjabat Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Ditjen Pajak tahun 2016-2019, sedangkan Dadan sebagai Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan pada Ditjen Pajak. Singkatnya, baik Angin maupun Dadan telah divonis terbukti bersalah menerima suap.

Wawan dan Alfred kemudian didakwa menerima suap total Rp 12,9 miliar bersama-sama dengan Angin dan Dadan. Suap itu disebut diterima dari Konsultan Pajak PT Gunung Madu Plantations bernama Aulia Imran Magribi dan Ryan Ahmad Ronas, Kuasa PT Bank Panin bernama Veronika Lindawati dan Konsultan Pajak PT Jhonlin Baratama atas nama Agus Susetyo.

Selain itu Wawan didakwa dengan tindak pidana pencucian uang atau TPPU bersama-sama dengan anaknya yang bernam Farsha Kautsar. Namun Farsha Kautsar belum dijerat KPK sebagai tersangka.

Wawan Miliarder di Ditjen Pajak

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, Wawan tercatat memiliki total harta sebesar Rp. 6.072.074.329. Paling besar hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp. 4.767.725.000. Detailnya, dia memiliki dua unit rumah dan tanah di Bekasi dan Bandung, dan satu unit tanah di Lebak.

Wawan juga memiliki satu unit motor dan satu unit mobil yang totalnya senilai Rp 523.500.000. Kemudian dia memiliki harta bergerak Rp 619.400.000 dan uang setara kas Rp 164.342.929. Wawan juga memiliki utang sebesar Rp 2.893.600.

Lantas bagaimana dengan Farsha Kautsar? Dia diketahui menghamburkan uang miliaran rupiah yang diduga hasil kejahatan ayahnya.

Sepak Terjang Wawan dan Farsha Kautsar

Dalam surat dakwaan, jaksa KPK menyebutkan Wawan mengalirkan uang dengan rincian sebagai berikut:

  • Mengubah bentuk atau menukarkan mata uang asing (valas) di Money Changer RAJA VALUTAMA EXCHANGE senilai total Rp 8.820.597.500 dan di Money Changer DOLARINDO INTRAVALAS PRATAMA senilai Rp 50 juta;
  • Menempatkan hasil penukaran valas tersebut pada rekening Bank Mandiri atas nama Muhammad Farsha Kautsar;
  • Membelanjakan atau membayarkan untuk pembelian jam tangan sebesar Rp 888.830.000;
  • Pembelian 1 unit mobil berjenis Outlander dan berjenis Mercedes-Benz C300 Coupe senilai Rp 1.379.105.000;
  • Pembelian valuta asing sebesar Rp 300 juta di PT Dolarindo Intravalas, pembelian tiket dan hotel pada rekening PT Trinusa Travelindo (Traveloka) sebesar Rp 60.884.624;
  • Mentransfer sebanyak 21 kali kepada Siwi Widi Purwanti selaku teman dekat Muhammad Farsha Kautsar sejumlah Rp 647.850.000;
  • Transfer kepada Adinda Rana Fauziah sejumlah Rp 39.186.927 dan kepada Bimo Edwinanto sejumlah Rp 296 juta selaku teman kuliah Muhammad Farsha Kautsar;
  • Beberapa kali transfer kepada Dian Nurcahyo Dwi Purnomo dan keluarganya untuk kepentingan rencana usaha Wawan Ridwan dan M Farsha Kautsar sejumlah Rp 509.180.000.

Perihal ini lantas dicecar ulang jaksa KPK ke Farsha Kautsar ketika duduk di kursi saksi. Apa kata Farsha Kautsar? Simak di halaman berikutnya.

Simak juga Video: Terima Rp 647 Juta, Siwi Widi Ungkap Anak Eks Pegawai Pajak Caper Dengannya

[Gambas:Video 20detik]