ADVERTISEMENT

Suara Dukungan Usul Kapolri soal WFH Sepekan demi Urai Arus Balik

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Mei 2022 06:59 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok. Istimewa)

Komisi III DPR Dukung Saran Kapolri

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung saran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar perusahaan memperbolehkan karyawannya WFH selama sepekan setelah libur Lebaran demi mengurai arus balik. Sahroni menilai langkah ini akan berdampak sangat besar terhadap masyarakat.

"Menurut saya ini ide dan imbauan yang sangat baik, efektif, serta efisien," kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (6/5).

Sahroni menilai imbauan Kapolri untuk WFH akan berdampak sangat besar bagi masyarakat. Selain mengurai kemacetan, Sahroni menyebut usulan ini dapat meredam kasus penularan COVID-19.

"Tidak sulit bagi masyarakat untung melakukannya, namun mempunyai dampak yang sangat besar dalam meredam kasus penularan COVID yang kemungkinan besar akan naik," ucapnya.

Politikus NasDem ini lantas berharap pemilik usaha dan pimpinan instansi dapat menjalankan saran Kapolri tersebut. "Saya harap para pemilik usaha dan pimpinan instansi bisa mengakomodasi ide ini," ujar dia.

Kemnaker Serahkan ke Perusahaan

Kemnaker menyerahkan seluruh kebijakan WFH kepada masing-masing perusahaan. Saran Kapolri dapat diputuskan oleh perusahaan masing-masing pekerja.

"Imbauan tidak ada. Kami serahkan kepada masing perusahaan karena situasi dan kebutuhan produksi mereka berbeda-beda," kata staf khusus Menaker, Dita Indah Sari, saat dihubungi, Jumat (6/5).

Dita menjelaskan setiap perusahaan memiliki jenis usaha yang berbeda. Tidak semua bisa menerapkan WFH.

"Ada jenis-jenis usaha yang memang bisa di-WFH-kan semua, ada yang bisa di-WFH-kan sebagian, dan ada yang tidak bisa WFH sama sekali," jelasnya.

"Bahkan ada sektor yang tidak boleh WFH karena menyangkut pelayanan publik, seperti rumah sakit, penyediaan air minum, pembangkit listrik, dan lain-lain. Jadi kami serahkan kepada masing-masing perusahaan," lanjutnya.


(rfs/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT