Golkar: Penetapan Tersangka Minyak Goreng Bukan Gimik, Hormati Hukum

ADVERTISEMENT

Golkar: Penetapan Tersangka Minyak Goreng Bukan Gimik, Hormati Hukum

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 22 Apr 2022 08:30 WIB
Ace Hasan Syadzily
Foto: Istimewa
Jakarta -

Golkar tak sepakat dengan Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta yang menyebut penetapan tersangka minyak goreng hanya gimik. Golkar menyatakan proses hukum tidak main main.

"Penetapan sebagai tersangka jangan dilihat sebagai gimik. Hukum seharusnya bukan untuk dimain-mainkan. Kita berharap bahwa penanganan hukum kasus minyak goreng memberi efek jera bagi siapapun yang mencoba memainkannya," kata Ketua DPP Golkar TB Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi, Kamis (21/4/2022).

Karena itu, Ace meminta agar setiap orang menghormati proses hukum. Saat ini, kejaksaan telah menetapkan empat tersangka kasus mafia minyak goreng.

"Hormati proses hukum yang telah berjalan. Lahkah yang dilakukan penegak hukum ini sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah minyak goreng agar jangan ada pihak-pihak yang bermain dengan kebutuhan rakyat," katanya.

Menurutnya, upaya pemerintah untuk mengatasi masalah minyak goreng bukan hanya dengan penetapan tersangka mafia minyak goreng. Tapi juga cara-cara lain di luar upaya hukum.

"Pemerintah terus berusaha untuk mengatasi masalah ini dengan segera. Berbagai langkah dilakukan pemerintah agar rakyat tidak kesulitan dalam menghadapi masalah ini termasuk dengan adanya BLT (bantuan langsung tunai)," katanya.

Jadi Tersangka Ekspor Minyak Goreng, Dirjen Daglu Kemendag Ditahan!Jadi Tersangka Ekspor Minyak Goreng, Dirjen Daglu Kemendag Ditahan! Foto: 20Detik

Penetapan Tersangka Korupsi Minyak Goreng Disebut Gimik

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta hingga peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) Rocky Gerung menyoroti penangkapan para tersangka dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (CPO). Anis Matta menyebut penangkapan ini hanya gimik demi memuaskan amarah rakyat.

"Pemerintah saat ini sedang bingung, tidak punya solusi secara fundamental untuk menyelesaikan masalah, yang ada hanya tambal sulam saja," kata Anis Matta dalam keterangannya, Kamis (21/4).

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis MattaKetua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta Foto: Lakam 20detik

"Tidak ada ruang untuk gimik, misalnya menangkap orang-orang dalam kasus minyak goreng, hanya sebentar memuaskan kemarahan rakyat. Tetapi sekarang ini masalah riilnya adalah begitu orang tidak bisa belanja, maka perut langsung terpengaruh," lanjutnya.

Simak video 'Viral Video Dirjen Kemendag Bisiki soal Tersangka Korupsi Minyak Goreng':

[Gambas:Video 20detik]



Kejagung Bantah Gimik, Fokus Kerja

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT