ADVERTISEMENT

Suara-suara Penolakan Interpelasi Formula E yang Digagas PDIP-PSI

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 07:01 WIB
Sejumlah pekerja mengerjakan proyek Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/3).
Sirkuit Formula E (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PDIP dan Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta lagi-lagi mendesak agar digulirkan kembali interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Formula E. Gagasan PDIP-PSI interpelasi Formula E menuai penolakan dari sejumlah pihak.

Fraksi PDIP awalnya mendesak pimpinan DPRD DKI Jakarta segera menjadwalkan kembali interpelasi Formula E. PDIP menegaskan paripurna interpelasi beberapa waktu lalu hanya ditunda usai dinyatakan tidak kuorum.

"Jadi kita ingin menjadwalkan kembali, paripurna yang tertunda akibat tidak kuorum dalam pembahasan paripurna tempo hari," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono kepada wartawan, Jumat (8/4) lalu.

"Minggu depan kita dorong lagi, kita ingatkan pada pimpinan untuk segera menjadwalkan bamus, penjadwalan paripurna tertunda," sambung Gembong.

Senada dengan PDIP, Fraksi PSI mendorong agar interpelasi Formula E kembali dilanjutkan. PSI pun mengundang fraksi penolak interpelasi hadir dalam paripurna untuk menyampaikan penolakannya.

"BK sudah menyatakan Ketua DPRD tidak melakukan pelanggaran soal interpelasi Formula E. Oleh karenanya, kita harus lanjutkan prosesnya. Soal fraksi-fraksi yang masih menolak interpelasi, kami harap mereka datang dan sampaikan sikap di rapat paripurna agar masyarakat tahu alasan menolaknya apa," kata Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra melalui keterangan tertulis, Jumat (8/4).

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono di Kantor DPD PDIP Jakarta, Senin (25/4/2016).Gembong Warsono di Kantor DPD PDIP Jakarta, Senin (25/4/2016). (Ari Saputra/detikcom)

Anggara mengaku bingung terhadap sikap fraksi yang enggan menghadiri rapat paripurna interpelasi. Padahal Anggara memandang datang ke rapat paripurna bukan berarti menyetujui interpelasi Formula E.

"Justru di rapat paripurna mereka bisa menegaskan bahwa penolakan interpelasi, bisa sampaikan alasannya apa. Proses interpelasi kan baru digulirkan lebih lanjut kalau setengah dari anggota yang hadir setuju," tegasnya.

PKS Minta Interpelasi Tak Dipaksakan

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani mengatakan interpelasi merupakan hak setiap anggota Dewan. Namun, dia menyebut PKS tegas menolak interpelasi Formula E.

"Mengenai interpelasi itu merupakan hak DPRD. Siapapun boleh mengajukan hak interpelasi jika memenuhi persyaratan dan prosedur serta tata tertib yang ada. Dan ada alasan yang jelas. Sikap PKS sudah jelas tidak akan melakukan interpelasi terhadap Gubernur Anies," kata Yani kepada wartawan, Jumat (8/4).

Yani mengatakan sebelumnya mayoritas DPRD menolak interpelasi tersebut. Sehingga dia menilai interpelasi Formula E tidak perlu dipaksakan lagi.

"Jika mayoritas DPRD telah menolak interpelasi, mestinya sudah tidak perlu lagi interpelasi dipaksakan," ujarnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Riza Patria soal Rencana Interpelasi Formula E: Apapun Kami Hormati

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT