Golkar Sindir Ketua DPRD DKI: Wakil Rakyat Kok Cuma Pikirin Interpelasi?

ADVERTISEMENT

Golkar Sindir Ketua DPRD DKI: Wakil Rakyat Kok Cuma Pikirin Interpelasi?

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 15 Apr 2022 08:03 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, DKI Basri Baco
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, DKI Basri Baco (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi bakal membuka lagi rapat membahas interpelasi Formula E. Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco meminta pimpinan dewan memikirkan rakyat dibanding sibuk melakukan interpelasi.

"Saya sarankan pimpinan dewan pikirkan nasib rakyat Jakarta yang masih banyak di bawa garis kemiskinan, anggarin bansos yang banyak buat bantu mereka dari pada sibuk ngurus interpelasi," ujar Basri Baco saat dihubungi, Kamis (14/4/2022).

Basri Baco menyebut butuh langkah konkret untuk membantu masyarakat. Bila pimpinan DPRD sibuk berkonflik, menurutnya, masyarakat tidak terurus.

"Perlu langkah-langkah konkret dewan dalam membantu masyarakat. Kalau pimpinannya sibuk ribut dan berkonflik, kasihan rakyatnya nggak keurus," tuturnya.

"Mending bikin Pansus Pokir yang jelas-jelas melanggar undang-undang. Ada dalam undang-undang tapi tidak di laksanakan oleh Ketua Dewan. Itu lebih penting dari interpelasi yang terlalu mengada-ada," sambungnya.

Basri Baco menilai saat ini masih banyak permasalahan masyarakat yang perlu diurus. Ia pun menyinggung wakil rakyat yang hanya memikirkan interpelasi.

Diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi bakal membuka lagi rapat membahas interpelasi Formula E. Hal ini menyusul hasil pemeriksaan Badan Kehormatan DPRD DKI yang menyatakan Prasetio tidak melanggar kode etik terkait interpelasi Formula E.

Prasetio mengatakan hal itu setelah bertemu dengan Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono dan Sekretaris Fraksi PDIP Dwi Rio Sambodo. Dia mengatakan PDIP mendesak pimpinan DPRD segera menggelar rapat penjadwalan interpelasi Formula E.

"Pak Gembong dan Pak Dwi menanyakan kapan. Nah, di sini saya kan skors, pada saat itu saya skors dan saya akan agendakan di Bamus lagi untuk dilanjutkan. Saya akan cabut skors itu," ujar Prasetio, Rabu (13/4/2022).

Dia mengatakan rapat Bamus mungkin digelar besok atau lusa. Dia menegaskan selama ini paripurna interpelasi Formula E hanya diskors. Dia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak berlebihan terhadap interpelasi itu.

"Kita punya fungsi seperti itu mempertanyakan hak kita, ada audit BPK loh, itulah terjadi interpelasi. Bukan sekonyong-konyong tiba-tiba ada interpelasi, nggak. Ini yang akan kita pertanyakan kepada Pak Gub dan Pak Gub juga nggak boleh paranoid. Hadir dong," ujarnya.

Lihat juga video 'Diperiksa soal Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Salah Saya Apa?':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT