ADVERTISEMENT

PSI Dukung Interpelasi Formula E: Kami Fokus ke Dana Rp 560 M, Bukan Balapan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 20 Apr 2022 12:22 WIB
Jakarta -

PSI mendukung rencana pembukaan kembali rapat interpelasi Gubernur DKI Anies Baswedan soal Formula E. PSI menyatakan sejak awal pihaknya berfokus terhadap penggunaan anggaran daerah DKI, bukan kontra-balapan Formula E.

"Sebenarnya dari pertama fokusnya bukan masalah balapannya. Fokus interpelasi ini bukan fokus pada balapannya, tapi fokus pada penggunaan uangnya," kata anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Idris Ahmad, kepada wartawan, Rabu (20/4/2022).

Idris mengaku tak ada masalah sekalipun ajang Formula E tetap bergulir pada 4 Juni mendatang. Prinsipnya, PSI hanya menuntut pertanggungjawaban penyelenggara terhadap penggunaan APBD DKI Jakarta sebesar Rp 560 miliar untuk pembayaran commitment fee.

"Jadi mau nanti balapan berjalan dan nanti juga selesai kita tetap pertanyakan. Karena itu tanggung jawab Rp 560 miliar yang dipakai dari APBD Dispora untuk membayar commitment fee, itu permasalahannya," tegasnya.

Di samping itu, Idris memandang perlu adanya pembahasan lebih lanjut mengenai potensi bisnis balapan selama 3 musim. Sehingga PSI mendorong agar interpelasi digelar sebelum ajang Formula bergulir pada Juni mendatang.

"Dari Rp 560 miliar keuntungan buat apa aja, rencananya dan dalam 3 tahun potensi keuntungan juga harus dibahas. Kami tetap mendorong agar (interpelasi) terjadi sebelum kegiatan balapannya," jelasnya.

Seperti diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi bakal membuka lagi rapat membahas interpelasi Formula E. Hal ini menyusul hasil pemeriksaan Badan Kehormatan DPRD DKI yang menyatakan Prasetio tidak melanggar kode etik terkait interpelasi Formula E.

Prasetio mengatakan hal itu setelah bertemu dengan Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono dan Sekretaris Fraksi PDIP Dwi Rio Sambodo. Dia mengatakan PDIP mendesak pimpinan DPRD segera menggelar rapat penjadwalan interpelasi Formula E.

"Pak Gembong dan Pak Dwi menanyakan kapan. Nah, di sini saya kan skors, pada saat itu saya skors dan saya akan agendakan di Bamus lagi untuk dilanjutkan. Saya akan cabut skors itu," ujar Prasetio, Rabu (13/4/2022).

Dia mengatakan rapat Bamus mungkin digelar besok atau lusa. Dia menegaskan selama ini paripurna interpelasi Formula E hanya diskors. Dia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak berlebihan terhadap interpelasi itu.

"Kita punya fungsi seperti itu mempertanyakan hak kita, ada audit BPK loh, itulah terjadi interpelasi. Bukan sekonyong-konyong tiba-tiba ada interpelasi, nggak. Ini yang akan kita pertanyakan kepada Pak Gub dan Pak Gub juga nggak boleh paranoid. Hadir dong," ujarnya.

(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT