Dewas KPK Masih Kumpulkan Info soal Lili Diduga Dapat Fasilitas Nonton MotoGP

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 18 Apr 2022 16:45 WIB
Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris bersiap mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik lima orang Dewan Pengawas KPK periode 2019-2023 yaitu Artidjo Alkostar, Harjono, Syamsuddin Haris, Tumpak Hatorangan Panggabean dan Albertina Ho. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Anggota Dewan Pengawas KPK, Syamsuddin Haris (Antara Foto)
Jakarta -

Dugaan penerimaan fasilitas hotel dan tiket MotoGP Mandalika bagi Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar masih ditelusuri Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Bagaimana perkembangannya?

"Saat ini Dewas masih dalam tahap pengumpulan informasi, bahan, dan keterangan dari pihak-pihak terkait yang diduga mengetahui dan memiliki informasi tentang dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh ibu LPS (Lili Pintauli Siregar)," ujar anggota Dewan Pengawas KPK, Syamsuddin Haris, kepada wartawan, Senin (18/4/2022).

Syamsuddin bahkan sudah membocorkan dua pihak yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pelanggaran kode etik Lili Pintauli. Dia menyebut Pertamina dan PT Mitra Tours and Travel sebagai pemberi fasilitas tersebut.

"Di antaranya Pertamina dan anak perusahaannya PT Mitra Tours and Travel yang mengurusi tiket dan hotel di Mandalika," ujarnya.

Saat ini, Dewas masih tengah mengumpulkan keterangan para pihak yang terkait dalam kasus ini. Nantinya, jika seluruh bukti telah memadai, bukan tidak mungkin Lili Pintauli akan dipanggil oleh Dewas.

"Jika informasi, bahan dan keterangan pihak-pihak terkait sudah cukup, baru ibu LPS dimintai keterangan oleh Dewas," kata Syamsuddin.