Ikadi Kecam Kekerasan Israel di Al-Aqsa, Minta RI Ambil Sikap Tegas

ADVERTISEMENT

Ikadi Kecam Kekerasan Israel di Al-Aqsa, Minta RI Ambil Sikap Tegas

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 17 Apr 2022 04:35 WIB
Israeli security forces take position during clashes with Palestinians demonstrators at the Al Aqsa Mosque compound in Jerusalems Old City, Friday, April 15, 2022. (AP Photo/Mahmoud Illean)
Bentrok aparat Israel dan warga Palestina di Al-Aqsa (Foto: AP/Mahmoud Illean)
Jakarta -

Ikatan Dai Indonesia (IKADI) mengecam kekerasan aparat Israel kepada warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. IKADI meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas untuk melindungi Kompleks Al-Aqsa.

"Mengecam keras penyerbuan yang dilakukan oleh tentara penjajah Israel terhadap Masjidil Aqsa yang merupakan tempat suci sekaligus kiblat pertama bagi umat Islam, lebih ironis lagi hal itu justru dilakukan usai umat Islam di Al-Quds menunaikan salat Jumat dan dilakukan di bulan suci Ramadan, dan telah mengakibatkan jatuhnya ratusan korban luka, dan lebih dari 400 lainnya ditangkap," kata Ketua Umum IKADI Ahmad Kusyairi Suhail dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (17/4/2022).

Ahmad mengatakan pihaknya menuntut Israel untuk menghentikan pelecehan terhadap tempat suci umat Islam di Palestina. Dia juga meminta Israel mengakhiri segara malam kekerasan terhadap warga Palestina.

"IKADI juga menuntut otoritas Zionis Israel untuk menghentikan segala macam bentuk pelecehan terhadap tempat suci umat Islam di Palestina, khususnya Masjidil Aqsa, dan menjamin agar peristiwa serupa tidak terulang kembali," sebutnya.

"Otoritas Zionis Israel harus mengakhiri segala macam bentuk kekerasan, penindasan dan pembantaian yang ditujukan terhadap rakyat Palestina, juga menjamin dan melindungi hak-hak mereka untuk beribadah dan menjalankan hak-hak sipil mereka, serta menuntut dibukanya akses kepada dunia luar untuk memantau langsung kondisi mereka," imbuhnya.

Selain itu, IKADI juga meminta Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas. IKADI berharap Indonesia bisa melakukan hal itu melalui PBB hingga OKI.

"Mendesak pemerintah Republik Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia untuk mengambil sikap tegas dan langkah konkret untuk melindungi Masjidil Aqsha, sekaligus menghentikan tragedi kemanusiaan di Palestina melalui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Organisasi Konferensi Islam (OKI), dan berbagai organisasi internasional lainnya, terus mendorong terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, dan mengakhiri penjajahan Israel terhadap Palestina, dimana hal itu selaras dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945," katanya.

IKADI lalu meminta seluruh pengurus wilayah untuk aktif melaksanakan aksi solidaritas. IKADI juga mengajak umat Isman untuk memanjatkan doa untuk warga Palestina.

"Menginstruksikan semua Pengurus Wilayah IKADI di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif bersama dengan elemen umat Islam lainnya dalam melaksanakan aksi solidaritas untuk muslim Palestina. Mengajak kepada seluruh umat Islam untuk memanjatkan doa dan melaksanakan Qunut Nazilah, semoga Allah Ta'ala menolong umat Islam yang ada di Palestina dan juga di belahan dunia lainnya yang saat ini sedang mengalami penindasan," jelasnya.

Lihat video 'Detik-detik Pasukan Israel Serang Jemaah di Masjid Al-Aqsa':

[Gambas:Video 20detik]



Simak pernyataan Kemlu RI terkait kekerasan Israel pada halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT