MUI: Umat Islam Indonesia Mengutuk Tindakan Brutal Aparat Israel di Al-Aqsa

ADVERTISEMENT

MUI: Umat Islam Indonesia Mengutuk Tindakan Brutal Aparat Israel di Al-Aqsa

Antaranews - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2022 19:24 WIB
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim
Sudarnoto Abdul Hakim (Foto: dok. MUI)
Jakarta -

Mejelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam kekerasan yang dilakukan oleh polisi Israel kepada warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. MUI mengatakan kekerasan itu merusak suasana keagamaan di bulan Ramadan.

"Tindakan ini semakin meyakinkan kita semua bahwa negara ini memang dipimpin oleh para penjahat kemanusiaan dan tidak beradab. Hanya penjahatlah yang melakukan tindakan-tindakan seperti itu karena mereka memang tidak memiliki akal sehat dan nurani," kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim seperti dikutip dari Antara, Sabtu (16/4/2022).

Sudarnoto mengatakan kekerasan yang dilakukan oleh Israel itu merusak suasana keagamaan di bulan Ramadan. Dia pun mengutuk kekerasan itu.

"Aparat zionis Israel merusak suasana keagamaan, melakukan tindakan kekerasan kepada umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah dan sekaligus merusak, menginjak-injak, dan menghancurkan kemanusiaan," lanjut Sudarnoto.

"Umat Islam Indonesia khususnya mengutuk tindakan brutal aparat Israel ini," lanjutnya.

Sudarnoto mengatakan seharusnya tindakan Israel tersebut menyadarkan negara-negara mana pun, terutama yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, untuk meninjau ulang kerja sama dan hubungan diplomatik mereka dengan Israel. Menurutnya, Israel harus diboikot dan dibawa ke Mahkamah Internasional untuk mendapatkan sanksi yang serius.

"Sebagaimana yang pernah MUI sampaikan, diperlukan langkah-langkah yang serius yang dilakukan oleh elemen masyarakat manapun untuk memboikot Israel dan menyeret Israel ke Mahkamah Internasional dan memberikan sanksi internasional terhadap Israel," ucap Sudarnoto.

Ia juga mendesak Amerika Serikat, yang selama ini memberikan dukungan kepada Israel, agar mengubah cara pandangnya untuk bisa bertindak secara adil dan benar-benar membela kemanusiaan.

"Janji Presiden Joe Bidden saat dilantik menjadi presiden untuk 'menghentikan kemungkaran' harusnya benar-benar ditepati, jangan sekadar lip services, menyenangkan umat Islam untuk sementara. Israel benar-benar melakukan kemungkaran dan karena itu Amerika harus tunjukkan kemauan dan kemampuannya menghentikan kebrutalan Israel," ujar Sudarnoto.

(kny/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT