Penggugat Kembali Tagih Anies Bangun Turap Kali Mampang

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 15 Apr 2022 10:26 WIB
Anies Baswedan mengunggah foto pengerukan Kali Mampang, Jaksel sudah rampung 100 persen. Anies sebelumnya dihukum PTUN Jakarta untuk mengeruk Kali Mampang.
Kali Mampang (Dok. IG Anies Baswedan)
Jakarta -

Penggugat yang menjadi korban banjir kembali menagih komitmen Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melakukan penurapan Kali Mampang berdasarkan putusan PTUN 205/G/TF/2021/PTUN.JKT. Mereka belum melihat adanya penurapan pada Kali Mampang usai Pemprov DKI mencabut upaya banding.

"Pasca-dicabutnya banding pada 22 Maret 2022, belum terlihat dilakukannya penurapan Kali Mampang. Hal ini berdasarkan peninjauan penggugat ke Kali Mampang pada 12 April 2022," kata kuasa hukum penggugat, Francine Widjojo, dalam keterangannya, Jumat (15/4/2022).

Francine mengatakan, saat peninjauan penggugat ke Kali Mampang pada Selasa (12/4) lalu, terlihat dua alat berat dan hasil pengerukan yang menumpuk di Kali Mampang. Francine berharap penurapan Kali Mampang dapat dituntaskan sebelum masa kerja Anies sebagai Gubernur DKI berakhir.

"Kami masih menunggu komitmen Pak Anies menuntaskan penurapan Kali Mampang sesuai putusan PTUN. Semoga bisa tuntas diturap sebelum masa kerja Pak Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir pada Oktober 2022," jelas Francine.

Francine juga mengatakan penurapan Kali Mampang sudah dimulai pada 2015 dan 2016. Menurutnya, hal itu seharusnya sudah melalui perencanaan yang baik oleh pihak Pemprov DKI Jakarta.

"Mengapa tidak dilanjutkan dan dituntaskan pengerjaannya dalam 5 tahun terakhir ini?" ujar Francine.

"Putusan PTUN ini menjadi pengingat Pak Anies untuk bekerja lebih serius sesuai rencana kerja yang sudah tertuang dalam RTRW DKI Jakarta Tahun 2030," tuturnya.

Sebelumnya, pihak warga ini juga menagih ke Pemprov DKI agar dibangun turap di Kali Mampang. Hal itu disampaikan oleh Francine Widjojo pula pada 14 Maret lalu. Penggugat menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak kunjung membuat turap di pinggir Kali Mampang. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan membangun turap perlu persiapan matang.

"Kan semua program pengendalian banjir direncanakan, tidak bisa ujug-ujug kemudian dibangun," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/3) lalu.

Riza menyampaikan perlu perencanaan yang baik dalam menjalani program banjir. Mengingat, pembangunan turap di sejumlah kali Jakarta masuk program pengendalian banjir yang disusun Pemprov DKI.

"Semuanya dalam perencanaan yang baik terkait pengendalian banjir bisa cek program tiap tahunnya setiap semester, kuartalnya kan ada," jelasnya.

(dnu/dnu)