ADVERTISEMENT

Aksi Walkot Bekasi Bangun Glamping Diduga dari Pungli

Tim detikcom - detikNews
Senin, 11 Apr 2022 06:30 WIB
Rahmat Effendi selaku wali kota Bekasi terjerat operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bagaimana sosoknya?
Foto: Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi (Grandyos Zafna/detikcom)

Pembangunan glamping yang dilakukan Rahmat Effendi itu berlokasi di Cisarua, Bogor. Apakah glamping itu ada di laporan harta kekayaan Pepen?

Dikutip dari situs LHKPN KPK seperti dilihat detikcom, Minggu (10/4/2022), Pepen terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 2020.

Dalam LHKPN itu, Pepen tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 6.383.717.647 atau Rp 6,38 miliar. Harta kekayaannya terdiri dari tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak, hingga kas dan setara kas.

Pepen tercatat memiliki memiliki 39 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi, Subang hingga Bogor. Total keseluruhannya senilai Rp 6.346.002.000.

Kemudian, Pepen memiliki 3 unit mobil hasil sendiri yakni mobil Toyota Sedan SPR SL Tahun 2003, mobil Chrysler Cher LTD Contr 4.0 Tahun 1997, dan Mobil JEEP Cherokee Tahun 1995. Pepen juga memiliki satu unit motor jenis Jeep Cherokee Tahun 1998 hasil sendiri. Nilai kendaraan itu totalnya Rp 810.000.000.

Lalu, harta bergerak lainnya Rp 170.000.000. Kekayaan kas dan setara kas Rp 610.915.238. Rahmat Effendi juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 1.553.199.591 atau Rp 1,5 miliar.

Dari LHKPN Pepen pada 2020 itu, terdapat kepemilikan sebidang tanah di Kota Bogor yang luasnya 990 m2 dengan nilai Rp 500 juta. Diketahui, lokasi glamping yang tengah ditelusuri KPK berada di Cisarua, Bogor.


(whn/whn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT