Aksi Walkot Bekasi Bangun Glamping Diduga dari Pungli

Tim detikcom - detikNews
Senin, 11 Apr 2022 06:30 WIB
Rahmat Effendi selaku wali kota Bekasi terjerat operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bagaimana sosoknya?
Foto: Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Aksi Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi alias Pepen membangun glamping atau glamorous camping tengah dipelototi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Glamping itu diduga dibangun dari hasil pungutan liar atau pungli.

Pembangunan glamping ini mulanya terkuak melalui hasil pemeriksaan KPK yang dijabarkan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Ali awalnya membeberkan mengenai hasil pemeriksaan dari sejumlah saksi yang dipanggil pada Selasa (5/4/2022). Siapa saja saksi yang diperiksa?

- Marisi selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB;
- Zalaludin selaku Camat Bekasi Utara;
- Widi Tiawarman selaku Camat Bekasi Timur;
- Nesan Sujana selaku Camat Pondok Gede;
- Asep Gunawan selaku Camat Bantargebang;
- Dian Herdiana selaku ASN Inspektorat;
- Gutus Hermawan selaku Camat Mustikajaya;
- Mariana selaku Camat Jatiasih; dan
- Amsiah selaku Sekretaris BPKAD.

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah penarikan sejumlah uang oleh tersangka RE (Rahmat Effendi) dari para camat maupun ASN Pemkot Bekasi untuk membangun glamping," ucap Ali kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).

"Diduga kepemilikan glamping tersebut atas nama pribadi Tersangka RE," imbuhnya.

Pepen diduga meminta uang kepada jajaran camat di wilayahnya untuk membangun glamping itu. Penyidik lembaga antirasuah pada Kamis, 7 April 2022, kemudian mencecar Erliyani selaku Camat Medan Satria, Neneng Sumiati sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Pemkot Bekasi, dan Lintong sebagai salah satu ASN di Pemkot Bekasi terkait glamping tersebut.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan peran aktif tersangka RE (Rahmat Effendi) agar para camat maupun ASN di Pemkot Bekasi menyetor sejumlah uang yang diduga dipergunakan untuk mempercepat proses pembangunan glamping di Cisarua," ujar Ali kepada wartawan pada Jumat, 8 April 2022.

Apakah glamping itu ada di laporan harta kekayaan Pepen? baca di halaman berikutnya..

Simak Video: KPK Tetapkan Eks Walkot Bekasi Pepen Tersangka Pencucian Uang

[Gambas:Video 20detik]