ADVERTISEMENT

BEM SI Bakal Demo 11 April, Polda Metro Beri Pesan Ini

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2022 17:48 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan. Dok. Istimewa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal menggelar aksi demonstrasi pada 11 April lusa di Jakarta. Polisi membenarkan telah menerima surat pemberitahuan aksi massa dari BEM SI.

"Sudah ada pemberitahuan ke Polda Metro yang kita terima pada hari Jumat siang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi, Sabtu (9/4/2022).

Zulpan mengatakan sejumlah persiapan pengamanan telah disiapkan terkait demonstrasi 11 April mendatang. Dia menyebut pihak kepolisian bakal memberikan pelayanan perihal aksi massa tersebut.

"Polda Metro Jaya akan memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap rencana aksi demo tanggal 11," ujar Zulpan.

Selain itu, Zulpan meminta masyarakat untuk tidak risau terhadap rencana demo BEM SI tanggal 11 April mendatang. Dia memastikan warga bisa beraktivitas normal di hari tersebut.

"Polda Metro Jaya akan menjaga keamanan Ibu Kota dengan baik. Silakan masyarakat umum untuk beraktivitas seperti biasa," tutur Zulpan.

Lebih lanjut, Zulpan meminta para peserta aksi tidak bersikap anarkistis. Dia berharap tiap pihak yang bakal turun ke jalan 11 April bisa menjaga suasana bulan Ramadan agar tetap kondusif.

"Kepada peserta aksi agar melaksanakan aksinya dengan tertib dan damai serta tidak mengganggu kegiatan masyarakat lain serta fasilitas publik lainnya," tutur Zulpan.

"Saat ini kita berada dalam bulan yang suci, yaitu bulan Ramadan. Mari kita jaga kesucian bulan yang penuh rahmat ini dengan perbuatan penuh kebaikan," tambahnya.

BEM SI Turunkan 1.000 Peserta Aksi

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengklaim sudah mengirim surat pemberitahuan demonstrasi 11 April ke polisi. BEM SI mengklaim ada 1.000 orang yang bakal ikut aksi.

"Sudah, kalau untuk laporan kemarin hari Jumat (8/4) sudah masuk surat pemberitahuan aksi dan itu sudah diterima dengan baik juga, jadi insyaallah ya aman. Nanti kita kira-kira ada 1.000 orang dari kampus. Itu tersebar, ada dari daerah-daerah juga merapat ke pusat," tutur Koordinator Media BEM SI Luthfi Yufrizal kepada wartawan, Sabtu (9/4/2022).

Dia mengatakan surat itu dikirimkan ke Polda Metro Jaya. Luthfi mengatakan BEM SI menggelar demo secara damai.

"Kita aksinya juga nggak ada tujuan chaos atau anarkis atau rusuh, saling mengimbau saja dari polisi untuk tidak anarkis, jangan merusak fasilitas umum juga dan istilahnya harus hati-hati dengan orang-orang yang menjadi cuma nebeng di aksi itu, cuma buat rusuh doang, harus di-screen dengan teliti," ucapnya.

Luthfi mengatakan pihaknya akan mengikuti aturan soal waktu untuk menggelar demonstrasi. Dia berharap polisi tidak membubarkan paksa massa sebelum batas waktu yang diatur UU.

"Kalau dari kita lebih menaati undang-undang, karena batas di undang-undang juga sudah ada. Kalau kita memaksakan, malah menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

"Jadi bukan kita tidak ada hasil, nanti kita akan melakukan sebuah presscon atau pernyataan sikap kita kecewa dengan tindakan ataupun dengan sikap pemerintahan yang tidak mau menggubris," sambung Luthfi.

Simak Video 'Ancang-ancang Polisi Bubarkan Aksi 11 April Jika Tak Berizin':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT