ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Saat Hujan Lebat, Pondok Bambu Duren Sawit Masih Banjir Meski Tak Lama

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 16:48 WIB
Proses pembangunan saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2022).
Pipa yang disiagakan di lokasi rawan banjir di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Pembangunan saluran air di Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, masih dikerjakan. Saat hujan deras turun, permukiman di RT 16 RW 07 langsung banjir atau tergenang meski tak selama dulu.

"Genangan air tingginya sekitar 15 cm," ujar Ketua RT 16 RW 07, Iwan, saat dihubungi, Kamis (7/4/2022).

Genangan tersebut terjadi sebanyak tiga kali dalam kurun kurang-lebih dua minggu terakhir. Namun genangan tersebut dapat surut dalam waktu yang singkat.

"Ya dibilang banjir gimana ya, sebenarnya penuh aja airnya tapi cepat surutnya. Soalnya SDA langsung bantu kan mereka langsung kuras ya," jelas Iwan.

"Ini ngembeng nggak lama sih, paling lama setengah hari sih udah disedot mereka udah kering," sambungnya.

Dia sendiri mengagumi kinerja dari pasukan biru karena mereka langsung sigap menyedot air yang menggenangi permukiman ketika hujan besar tiba.

"Saya juga salut sama kinerja SDA mantap, untuk pengurasan juga langsung sigap. Cuma ada got yang belum dikuras. Kayaknya kalau itu dikuras cepat sih. Kita juga masih bergantung sama mesin penyedot kalau hujan, nih," ungkapnya.

Terkait pembangunan saluran air yang ditargetkan akan selesai dalam tiga bulan, dia berharap pihak SDA dapat selesai lebih cepat.

"Kalau saya pribadi sih maunya cepat lah kinerjanya. Memang terakhir pertemuan di kecamatan, SDA minta waktu tiga bulan untuk mengerjakan ya dari hulu sampai hilir untuk pengurasan termasuk pembuatan," ucapnya.

"Kalau menurut saya sih nggak sampe tiga bulan udah selesai ya. Berharapnya nggak sampe tiga bulan," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur menyebut pembangunan tersebut ditargetkan akan rampung dalam kurun tiga bulan.

"Kalau sesuai kesepakatan dengan pemilik lahan, 3 bulan (rampung)," ujar Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Timur Puryanto saat dihubungi, Kamis (7/4/2022).

Namun dia berharap pembangunan saluran air tersebut dapat segera selesai. Jika memungkinkan, dia berharap bisa selesai dalam waktu lebih cepat.

"Namun mudah-mudahan tidak sampai (tiga bulan)," kata Puryanto.

Diketahui pembangunan saluran air dilakukan sejak Selasa (29/3). Hingga kini pembangunan saluran air tersebut belum selesai namun sudah terlihat progresnya sedikit demi sedikit.

(ain/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT