detikcom Do Your Magic

Saluran Air di Pondok Bambu Duret Sawit Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 13:17 WIB
Proyek saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Proyek saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur (Karin/detikcom)
Jakarta -

Pembangunan saluran air di Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, masih terus dikerjakan. Pihak Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur menyebut pembangunan tersebut ditargetkan akan rampung dalam kurun waktu tiga bulan.

"Kalau sesuai kesepakatan dengan pemilik lahan, 3 bulan (rampung)," ujar Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Timur Puryanto saat dihubungi, Kamis (7/4/2022).

Namun dia berharap pembangunan saluran air tersebut dapat segera selesai. Jika memungkinkan, dia berharap bisa selesai dalam kurun waktu lebih cepat.

"Namun mudah-mudahan tidak sampai (tiga bulan)," kata Puryanto.

Diketahui pembangunan saluran air dilakukan sejak Selasa (29/3). Hingga kini pembangunan saluran air tersebut belum selesai namun sudah terlihat progresnya sedikit demi sedikit.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (7/4) pukul 10.40 WIB tepatnya di RT 16 RW 07 Pondok Bambu, Duren Sawit, terlihat kisdam sudah terpasang pada sisi kiri got depan permukiman warga. Kisdam itu dibuat dari tumpukan karung hasil kerukan tanah dari pengerjaan di tempat lain.

Sudah tidak terlihat genangan air di got sisi kanan maupun kiri samping pintu gerbang jalan keluar masuk RT 16. Proses penyedotan saat ini belum dilakukan, namun selang besar berwarna biru menjulur di got tersebut.

Sementara itu, di samping kanan waduk telah dibangun semacam pagar pembatas untuk saluran air. Pagar pembatas tersebut terbuat dari kayu-kayu.

Di samping kayu-kayu tersebut juga terdapat kisdam yang sebelumnya sudah ditumpuk oleh pasukan biru. Kemudian di bagian sisi kanan pagar tersebut juga terdapat jaring-jaring besi untuk menyaring sampah yang hendak masuk ke saluran air tersebut.

Kini proses pembangunan saluran air masih terus dikebut oleh pasukan biru. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir berkepanjangan kembali.

Sempat Banjir Sepekan

Seperti diketahui, sebelum adanya pengerukan got, permukiman di Jl Haji Dogol sempat terendam banjir selama sepekan, sebagaimana diberitakan detikcom pada 11 Maret lalu. Banjir tidak surut efek got yang mampet.

Menurut warga sekitar, Handoko, yang rumahnya juga terendam, banjir tersebut sudah terjadi dalam sepekan terakhir. Air merendam rumahnya hingga mencapai 70 cm.

"Nih, lihat saja, udah sepinggang itu masuk ke dalam rumah. Saya aja sampai ngungsi ke rumah saudara," ujar Handoko saat ditemui detikcom, Senin (14/3).

Setelah got dibersihkan, masalah banjir mulai teratasi. Banjir mulai surut setelah got dikeruk alat berat, berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (15/2).

Simak juga 'Kafe di Atas Saluran Air di Kemang Dibongkar!':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/aik)