ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Begini Progres Pembangunan Saluran Air Cegah Banjir di Duren Sawit

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 11:17 WIB
Proses pembangunan saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2022).
Progres pembangunan saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur (Karin/detikcom)
Jakarta -

Pasukan biru atau petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta masih berupaya mencegah banjir agar tak kembali merendam permukiman Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kolam penampungan sementara atau kisdam masih terus dibangun pasukan biru.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (7/4) pukul 10.40 WIB tepatnya di RT 16 RW 07 Pondok Bambu, Duren Sawit, terlihat kisdam sudah terpasang pada sisi kiri got depan permukiman warga. Kisdam itu dibuat dari tumpukan karung hasil kerukan tanah dari pengerjaan di tempat lain.

Sudah tidak terlihat genangan air di got sisi kanan maupun kiri samping pintu gerbang jalan keluar masuk RT 16. Proses penyedotan saat ini belum dilakukan, namun selang besar berwarna biru menjulur di got tersebut.

Proses pembangunan saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2022).Proses pembangunan saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2022). (Karin/detikcom)

Sementara itu, di samping kanan waduk telah dibangun semacam pagar pembatas untuk saluran air. Pagar pembatas tersebut terbuat dari kayu-kayu.

Di samping kayu-kayu tersebut juga terdapat kisdam yang sebelumnya sudah ditumpuk oleh pasukan biru. Kemudian di bagian sisi kanan pagar tersebut juga terdapat jaring-jaring besi untuk menyaring sampah yang hendak masuk ke saluran air tersebut.

Kini proses pembangunan saluran air masih terus dikebut oleh pasukan biru. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir berkepanjangan kembali.

Proses pembangunan saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2022).Proses pembangunan saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2022). (Karin/detikcom)

Terlihat beberapa personel pasukan biru meninjau lokasi. Mereka belum melanjutkan pekerjaannya untuk membangun saluran air.

Diketahui pembangunan saluran air dilakukan sejak Selasa (29/3). Namun hingga kini pembangunan saluran air tersebut belum selesai.

Sempat kebanjiran sepekan

Seperti diketahui, sebelum adanya pengerukan got, permukiman di Jl Haji Dogol sempat terendam banjir selama sepekan, sebagaimana diberitakan detikcom pada 11 Maret lalu. Banjir tidak surut efek got yang mampet.

Menurut warga sekitar, Handoko, yang rumahnya juga terendam, banjir tersebut sudah terjadi dalam sepekan terakhir. Air merendam rumahnya hingga mencapai 70 cm.

"Nih, lihat saja, udah sepinggang itu masuk ke dalam rumah. Saya aja sampai ngungsi ke rumah saudara," ujar Handoko saat ditemui detikcom, Senin (14/3).

Setelah got dibersihkan, masalah banjir mulai teratasi. Banjir mulai surut setelah got dikeruk alat berat, berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (15/2).

Simak juga 'Saat Jakarta Diguyur Hujan, Jalan MH Thamrin Tergenang Air':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT