ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Cegah Banjir Sepekan di Duren Sawit Kembali Terjadi, Air Got Disedot

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 23 Mar 2022 18:43 WIB
Air got di Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, disedot, Rabu (23/3/2022).
Air got di Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, disedot, Rabu (23/3/2022). (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Pasukan biru masih berupaya mencegah banjir agar tak kembali melanda kawasan Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kini mereka menyedot sisa air yang masih menggenang di got depan permukiman warga.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (23/3/2022) pukul 18.10 WIB, penyedotan air got oleh petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Timur masih berlangsung di RT 16 RW 07 Pondok Bambu, Duren Sawit. Terlihat satu pompa air digunakan dalam penyedotan tersebut.

Penyedotan dilakukan pada got di samping kiri pintu gerbang jalan keluar masuk. Tepatnya pada sisi got yang berbatasan langsung dengan embung di belakang permukiman warga.

Terlihat satu selang besar berwarna biru menjulur ke got untuk menguras air yang ada di situ. Sementara itu, pasukan biru tampak tengah beristirahat.

Pada got tersebut masih terdapat bendungan dari tumpukan karung berisi tanah hasil kerukan got yang memisahkan air di got dengan olakan atau tempat penampungan yang dibuat. Penyedotan belum dilakukan pada olakan tersebut.

Terlihat air masih menggenangi got di sebelah kanan gerbang jalan keluar-masuk dan pada olakan. Enam personel pasukan biru masih berada di lokasi sampai saat ini.

Ketua tim Personel SDA Jakarta Timur Jeri mengatakan penyedotan di saluran got itu bakal dilakukan hingga pukul 22.00 WIB.

"Ini standby lanjut sampai malam kira-kira sampai jam 22.00 WIB an, setop dulu," kata Ketua Tim Personel SDA Jaktim, Jeri, di RT 16 RW 07, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (23/3/2022).

Dia mengatakan kedalaman olakan yang telah dibuat sekitar 60 cm dengan lebar 80 cm dan panjang 130 cm. Menurutnya, ukuran tersebut masih bisa berubah.

"Dalamnya 60 cm terus lebarnya 80 cm panjangnya 130 cm. Mungkin dilanjutkan diperdalam lagi, nanti udah diperdalam tinggal pengurasannya lagi soalnya sedimennya tebal antara 30 cm-an," ujarnya.

Banjir Sepekan

Seperti diketahui, sebelum adanya pengerukan got, permukiman di Jl Haji Dogol terendam banjir selama sepekan. Banjir tidak surut efek got yang mampet.

Menurut warga sekitar, Handoko, yang rumahnya juga terendam, banjir tersebut sudah terjadi dalam sepekan terakhir. Air merendam rumahnya hingga mencapai 70 cm.

"Nih lihat saja, udah sepinggang itu masuk ke dalam rumah. Saya aja sampe ngungsi ke rumah saudara," ujar Handoko saat ditemui detikcom, Senin (14/3).

Setelah got dibersihkan, masalah banjir mulai teratasi. Banjir mulai surut setelah got dikeruk alat berat, berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (15/2).

(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT