detikcom Do Your Magic

Dianggap Pahlawan karena 'Speak Up' Upah Pasukan Biru, Ini Kata Cahyono

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 16 Mar 2022 18:24 WIB
Cahyono, salah satu personel pasukan biru Dinas Sumber Daya Air di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Cahyono, salah satu personel pasukan biru Dinas Sumber Daya Air di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jakarta - Setelah seorang personel pasukan biru bernama Untung Cahyono speak up soal upah yang belum sesuai dengan UMP DKI, Pemprov DKI kemudian memastikan bahwa upah pasukan biru dan PJLP bakal sesuai dengan UMP, mulai bulan depan. Cahyono dianggap pahlawan oleh kawan sesama pasukan biru. Ini tanggapan Cahyono.

"Saya nggak merasa sebagai pahlawan. Itu kan hak kita," kata Cahyono kepada detikcom, Rabu (16/3/2022).

Upah pegawai rekrutan Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) bakal dinaikkan sesuai dengan UMP 2022 mulai awal April. Kekurangan sejak Januari juga bakal dirapel. Cahyono yang merupakan personel Satuan Pelaksana Sumber Daya Air Kecamatan Senen Jakarta Pusat lega mendengar kabar dari Pemprov DKI itu.

"Senang pastinya, mudah-mudahan, ya," kata Cahyono. "Kalau masalah UMP sudah jelas kan sama-sama lega, nggak bertanya-tanya lagi, dan nggak ada keluhan. Terima kasih."

Sejumlah pasukan biru memasang box culvert ke dalam gorong-gorong di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Pembuatan gorong-gorong ini dilakukan guna atasi banjirSejumlah pasukan biru memasang box culvert ke dalam gorong-gorong di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Pembuatan gorong-gorong ini dilakukan guna mengatasi banjir. (Agung Pambudhy/detikcom)

Sebelumnya, seorang personel pasukan biru berinisial A menyebut Cahyono sebagai pahlawan. Soalnya, tak semua personel berani mengungkap keluhan soal gaji yang belum sesuai dengan UMP DKI 2022, bahkan UMP DKI 2021-pun belum sampai. Menurut A, upah pasukan biru saat ini belum cukup untuk hidup berkeluarga di Jakarta, kecuali untuk memenuhi kebutuhan hidup seseorang yang masih bujangan. Dia mengapresiasi sikap Cahyono.

"Dia pahlawan itu di PJLP (Penyedia Jasa Layanan Perorangan), bagi saya pahlawan itu," kata A saat ditemui di tempat kerjanya, tadi.

Upah pasukan biru atau pegawai Dinas Sumber Daya Air yang berseragam bir-biru itu adalah Rp 4,2 juta per bulan. Kepgub itu diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 16 Desember 2021 menetapkan UMP DKI Tahun 2022 adalah Rp 4,6 juta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji upah untuk pegawai rekrutan PJLP bakal sesuai dengan UMP terbaru, cair mulai awal bulan depan.

"Insyaallah gaji PJLP bulan Maret yang akan dibayarkan awal April 2022 sudah menggunakan Kepgub yang baru dengan nilai Rp 4,6 juta," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta Edi Sumantri kepada detikcom, Rabu (9/3) pekan lalu.

Sejumlah pasukan biru memasang box culvert ke dalam gorong-gorong di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Pembuatan gorong-gorong ini dilakukan guna atasi banjirSejumlah pasukan biru memasang box culvert ke dalam gorong-gorong di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Pembuatan gorong-gorong ini dilakukan guna mengatasi banjir. (Agung Pambudhy/detikcom)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menaikkan upah minimum provinsi (UMP) dari Rp 4,4 juta pada 2021 menjadi Rp 4,6 juta untuk 2022. Perubahan UMP sendiri tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1517 Tahun 2021 tentang UMP Tahun 2022. Kepgub itu diteken Anies pada 16 Desember 2021.

Edi Sumantri selaku pihak yang mengurusi keuangan Jakarta menjelaskan persoalannya. APBD DKI Tahun 2022 sudah kadung ditetapkan pada 24 Januari 2022 dengan mengacu pada UMP Rp 4,2 juta, belum UMP Rp 4,6 juta. Ada solusinya.

"Terkait dengan penyesuaian UMP Tahun Anggaran 2022 yang ditetapkan sebesar Rp 4,6 juta, Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang melakukan proses Pergeseran Anggaran guna penyesuaian UMP dimaksud, dengan melakukan pengalihan dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) ke anggaran Program/Kegiatan SKPD/UKPD melalui Perubahan Mendahului APBD Perubahan TA 2022," kata Edi Sumantri. (dnu/dnu)