Cerita Bau Menyengat di Got Bikin Pabrik Miras Oplosan Dibongkar Warga

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Kamis, 03 Mar 2022 14:04 WIB
Polisi tetapkan pemilik pabrik miras oplosan di Bekasi sebagai tersangka
Polisi menetapkan pemilik pabrik miras oplosan di Bekasi sebagai tersangka (Fakhri/detikcom)
Bekasi -

Polisi berhasil menutup pabrik minuman keras (miras) oplosan berjenis ciu di Jalan Dirgantara Raya RT 01 RW 06, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Kini pelaku pembuat miras bernama Phang Sau Khong alias Akong (44) telah ditetapkan tersangka.

Penggerebekan berawal dari warga yang mencium bau tidak sedap di sekitar Jalan Dirgantara Raya. Masyarakat menduga bau tersebut berasal dari TPS yang ada di dekat tempat pabrik miras tersebut.

Namun warga yang mulai curiga lalu mencari sumber bau menyengat tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata bau tersebut berasal dari rumah yang dikontrak Acong sejak Juli 2021.

"Jadi miras oplosan ini bukanlah penggerebekan, tapi laporan kami ke aparat berwajib jam 10 malam hari Jumat, dari indikasi warga, dari warga, terciumnya bau yang berbeda seperti biasa beberapa hari sebelumnya. Setelah ditelusuri, ternyata benar sumbernya dari Jalan Dirgantara Raya A 3, No 5, RT 01 RW 08, Jatisari, Jatiasih," ujar Ketua RW 6, Agus Pardjojo (54), pada Selasa (1/3/2022).

Polisi Tangkap Pelaku

Sekitar 40 menit setelah penggerebekan warga, polisi datang untuk mengamankan pelaku dan melakukan penyitaan barang bukti di pabrik miras tersebut. Pelaku mengaku telah memproduksi miras oplosan sejak Oktober 2021.

Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti seperti gentong untuk produksi, paralon untuk menyuling ciu, dan botol-botol mineral 650 ml. Selain itu, bahan baku seperti beras ketan, ragi, gula, dan air pun dibawa polisi untuk menjadi barang bukti.

"Berbagai macam untuk campuran, ada gula pasir, beras, ragi, galon air, satu pak botol plastik 650 mililiter, terus 3 alat ukur alkohol, alkoholmeter. Memang dipersiapkan oleh pelaku atau tersangka dan satu mesin pompa kolam," ujar Kapolsek Metro Bekasi Kota Kombes Hengki pada Rabu (2/3).

Miras Oplosan Bisa Beromzet Rp 100 Juta

Polres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki mengadakan jumpa pers untuk mengkonfirmasi penggerebekan dan penutupan pabrik miras ilegal pada Rabu (2/3) siang. Dalam jumpa pers, Hengki menjelaskan pelaku dapat meraup omzet hingga Rp 100 juta per bulan.

"Sebagaimana kita ketahui, setiap bulan (Tersangka) memiliki omzet kurang-lebih Rp 80-100 juta," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki.

Simak juga '9 Orang di Jepara Tewas Gegara Miras Oplosan, Pemilik Warung Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]