Besi Mahal Bikin Bambu-Kayu Jadi 'Penopang' Sirkuit Formula E

Anggi Muliawati - detikNews
Sabtu, 26 Feb 2022 22:41 WIB
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (23/2/2022).  Menurut PT Jakarta Propertindo (Jakpro), pembangunan JIEC yang ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan itu saat ini telah mencapai 28 persen. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.
Foto pembangunan sirkuit Formula E (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Pembangunan sirkuit Formula E masih terus berjalan. Ternyata permukaan sirkuit Formula E ditopang oleh bambu dan kayu. Soalnya, harga bisa mahal bila pakai besi semua.

Awalnya, wartawan mengetahui ada konstruksi bambu yang menopang permukaan lintasan tempat berpacunya mobil balap elektrik saat acara kunjungan media di lokasi proyek sirkuit, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/2) lalu. Pihak kontraktor menjelaskan pilihan material tumbuh-tumbuhan ini.

"Bambu ini untuk semacam rakitnya," kata penanggung jawab proyek sirkuit Formula E dari PT Jaya Konstruksi, Ari Wibowo, saat itu.

Dia menjamin penggunaan material bambu sudah memakai perhitungan cermat. Pembangun sirkuit ini bukanlah orang-orang yang tidak berpengalaman. Soal bambu yang jadi pilihan, material ini dianggap punya resiliensi istimewa.

"Tadi bambu itu (dipilih karena) tahan terhadap air dan dia bisa dipecah, bisa jadi rata, bisa diratakan," kata Ari Wibowo.

Selanjutnya, tak cuma bambu tapi kayu galam juga: