ADVERTISEMENT

Kecewanya Bupati Bantul pada Pemuda Bucin Jual Perabot Rumah demi Pacar

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 09:46 WIB
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Senin (14/2/2022).
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Senin (14/2/2022). (Pradito Rida Pertana/detikcom)

Archye menerangkan status dari pacar DRS saat ini masih sebagai saksi. Namun berdasarkan pemeriksaan awal, sang pacar DRS mengetahui semuanya perbuatan DRS.

"Status pacarnya masih saksi dan ini masih pacar yang sama. Karena biar bagaimanapun pacarnya itu ya mengetahui terkait tindakan yang dilakukan oleh pelaku," kata Archye.

Kompor Pemberian Bupati Ikut Dijual

Archye mengungkapkan DRS telah memberikan keterangan dirinya menjual dua perabotan milik ibunya kali ini. Yang pertama adalah meja dan yang kedua adalah kompor gas pemberian Bupati Bantul.

"Dia membawa kompor tersebut, kemudian menjualnya pada saat perjalanan ke tempat pacarnya di Jawa Timur. Kalau uangnya itu dari keterangan sudah digunakan (DRS) untuk kebutuhan pribadi dan untuk membelikan barang untuk pacarnya," terang Archye.

Archye menyebut motif DRS menjual perabot dan kompor ibunya masih sama seperti sebelumnya, yakni memenuhi kebutuhan sehari-hari dan ingin memanjakan pacar. "Dia (DRS) ini tidak memiliki penghasilan, tapi dia ingin membahagiakan pacarnya," jelas Archye.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, DRS disangkakan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 367 ayat 2 KUHP juncto Pasal 65 ayat KUHP ayat 1. DRS terancam hukuman 9 tahun penjara.

"Anak dari Ibu Paliyem melakukan tindak pidana yaitu pencurian dalam keluarga dan pencurian dengan pemberatan. Maka kami kenakan pasal berlapis dengan 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), karena anak tersebut sempat memecah kaca untuk bisa masuk dalam rumah dan mengambil meja," ucap Archye.

Simak berita selengkapnya hanya di detikjateng.


(aud/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT