Terpopuler Sepekan

Geger Pemuda Bucin Dipolisikan Ibu Gegara Jual Isi Rumah Demi Pacar

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 11:31 WIB
Seorang anak di Bantul, DRS (24), tega menjual perabotan dan mempreteli genting rumahnya saat ditinggal ibunya bekerja. Pria yang bekerja sebagai driver ojek online (ojol) itu mengaku berpenghasilan pas-pasan tapi ingin menuruti keinginan pacarnya.
Ini Dia Anak yang Tega Jual Perabot-Preteli Genting Saat Ibu Kerja (Foto: Pradito Rida Pertana)
Bantul -

Seorang ibu di Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Paliyem melaporkan anaknya DRS (24) ke polisi karena nekat menjual semua perabotan rumah hingga mempereteli genting. DRS ternyata melakukan semua itu untuk foya-foya dengan pacarnya.

Kasus ini berawal ketika ayah DRS meninggal dunia beberapa waktu lalu. Sang ibu, Paliyem, bekerja menjadi pembantu rumah tangga untuk melunasi pinjaman di bank.

"Karena itu ibunya berniat mengangsur kredit dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan anaknya ditinggal di rumah sendiri," ucap Kanit Reskrim Polsek Pundong, Ipda Heru Pracoyo saat dihubungi wartawan, Selasa (23/11/2021).

Heru menyebut selama bekerja sang ibu memang tak pernah pulang ke rumah. Paliyem pun disebut tidak memberitahu anaknya soal lokasi tempat kerjanya agar tidak didatangi anaknya.

"Hampir 2 bulan ibunya kerja di Kapanewon Kasihan dan tidak pulang. Ibunya sengaja tidak memberi nomor dan alamat kerja karena takut anaknya datang ke tempat kerja dan berulah. Yang nantinya malah membuat ibunya tidak punya pekerjaan lagi," ujarnya.

Selama ditinggal ibunya, DRS disebut bekerja sebagai ojek online. Namun, motor DRS justru digadaikan salah seorang temannya.

"Anaknya ojek online dan kerap mangkal di Terminal Giwangan. Seiring berjalannya waktu motornya dipinjam dan digadaikan temannya. Karena itu dia sudah tidak bisa kerja Gojek dan mulai kenal perempuan," ucapnya.

DRS pun nekat menjual isi rumahnya sejak bulan Oktober lalu. Aksi itu berhenti setelah dia ketahuan mempreteli genting rumah untuk dijual pada 8 November lalu.

"Puncaknya tanggal 8 November ibunya dilapori kalau genting rumah sudah diturunkan dan dinaikkan truk, tapi sama warga dihentikan dan orang tuanya dikabari lalu pulang," ucapnya.

"Itu dijual kan umpama lemari kursi cuma dijual Rp 500 ribu. Lalu lainnya juga seperti itu, jadi asal laku saja. Kalau dikalkulasi total perabot yang dia jual mencapai Rp 24 juta," katanya.

Mengetahui itu, Paliyem naik pitam dan melaporkan anaknya ke Polsek Pundong. Polisi pun sempat memberi kesempatan ibu dan anak itu untuk mediasi namun gagal.

"Kami beri kesempatan dari malam sampai pagi hari untuk berpikir, tapi ibunya tidak berubah pikiran dan ingin anaknya tetap diproses," ujarnya.

Polisi pun menahan DRS. Kepada polisi DRS mengaku duit hasil menjual perabotan rumah itu dia berikan untuk hidup sehari-hari dan membiayai kekasihnya yang dikenalnya saat menjadi driver ojol.

"Uangnya hasil jualan perabotan itu digunakan dia untuk foya-foya dengan teman perempuannya," ujarnya.


Selengkapnya di halaman berikut...

Lihat juga Video: Banyak Orang Tajir Jual Rumah di Pondok Indah-Menteng

[Gambas:Video 20detik]