ADVERTISEMENT

Curhat Paliyem, Anaknya Bucin Tega Jual Pintu-Preteli Genting Demi Pacar

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 15:27 WIB
Seorang anak di Bantul, DRS (24), tega menjual perabotan dan mempreteli genting rumahnya saat ditinggal ibunya bekerja. Pria yang bekerja sebagai driver ojek online (ojol) itu mengaku berpenghasilan pas-pasan tapi ingin menuruti keinginan pacarnya.
DRS, pemuda Bantul bucin yang dipolisikan ibunya sendiri. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Paliyem bersikukuh tidak mau mencabut laporan polisi terhadap anak kandungnya sendiri yang menjual perabotan hingga mempreteli genting rumah demi memanjakan pacarnya. Bukan soal tega terhadap anak, Paliyem ingin memberikan pelajaran kepada anaknya yang rela jadi budak cinta atau bucin itu.

"Tidak akan dicabut," kata Paliyem saat dihubungi detikcom, Jumat (26/11/2021).

Paliyem berharap laporan polisi itu sebagai pelajaran agar ke depannya DRS tidak mengulangi lagi perbuatannya. Selain itu, Paliyem menyebut hal yang dilakukan DRS sudah keterlaluan.

"Ya karena perbuatan anak saya sudah keterlaluan. Tidak tahu sama orang tua, orang tua masih hidup saja tidak ngomong (jual sesuatu), orang tua masih kok perabotan rumah dijual semua," keluh Paliyem.

"Biar untuk pelajaran anakku juga. Kalau nggak gitu, nanti kalau punya orang tua habis, bisa-bisa jual (perabotan) punya tetangga ikut dijual. Nah dari pada dilaporkan tetangga kan mending saya saja yang laporkan," lanjut Paliyem.

Terkait kelakuan DRS, Paliyem menilai baru berubah drastis usai ayahnya meninggal dunia. Bahkan, saat orang tuanya lengkap DRS tidak pernah mengambil barang milik orang tuanya untuk dijual.

"Semenjak bapaknya waktu dipenjara dan bulan April lalu meninggal dunia. Wong dulu itu kalau ada uang di meja tidak diambil, pasti bilang saya dulu," ujarnya.

"Lha kok ini seperti itu. Kalau (terpaksa menjual perabotan rumah) untuk ngangsur tidak apa-apa, lha ini malah dikasihkan orang dan itu hasil jerih payah orang tua 28 tahun," ujar Paliyem.

Pemuda Bucin Bantul Jual Perabot ke Siapa?

Paliyem mengaku tidak tahu menahu kepada siapa saja DRS menjual belasan perabotan rumahnya. Paliyem hanya mengetahui jenis perabotan rumah yang dijual DRS.

"Yang jelas yang jual juga sak murah-murahe (sangat murah) harganya. Kalau barang-barangnya itu banyak seperti lemari pintu 3 ada 4 buah. Meja 8, kursi panjang 8, kulkas, magicom. Banyak, semua perabot habis semua, dan 7 daun pintu," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, ibu di Bantul, Paliyem melaporkan anaknya DRS ke polisi usai menjual perabotan dan mempreteli genting rumah ketika ditinggal kerja. Anak berinisial DRS (24) itu mengaku keuntungan penjualan perabotan dia gunakan untuk biaya hidup sehari-hari dan membiayai kekasihnya yang asal Ngawi.

(mbr/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT