ADVERTISEMENT

Inspirasi

Diki Si Penjual Siomai Berseragam Sekolah Ingin Jadi Pengusaha Sukses

M Riyas - detikNews
Minggu, 13 Feb 2022 15:20 WIB
Diki siswa SMK di Luwu Utara, Sulsel, berjualan siomai di sekolahnya sendiri. (M Riyas/detikcom)
Diki siswa SMK di Luwu Utara, Sulsel, berjualan siomai di sekolahnya sendiri. (M Riyas/detikcom)
Luwu Utara -

Tanpa banyak galau, remaja berseragam sekolah rapi ini berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor berkeranjang siomai. Dia tak hanya membawa tas ke sekolah, tapi juga membawa dagangan. Remaja pekerja keras bernama Diki ini punya cita-cita.

Diki langsung parkir di samping kelas, lalu masuk untuk mengikuti pelajaran sekolah di SMK Negeri 8 Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (11/2/2022).

Inilah keseharian Diki si penjual siomay, sejak satu tahun yang lalu hingga saat ini. Siswa kelas XI 2 jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor ini menjual siomai dan es lilin di sekolahnya untuk membantu ekonomi keluarganya dan membiayai sekolahnya.

Saat bel jam istirahat berbunyi, saat itulah Diki beraksi melayani teman-teman sekolahnya yang ingin membeli siomai ataupun es lilin dagangannya.

Diki siswa SMK di Luwu Utara, Sulsel, berjualan siomai di sekolahnya sendiri. (M Riyas/detikcom)Diki siswa SMK di Luwu Utara, Sulsel, berjualan siomai di sekolahnya sendiri. (M Riyas/detikcom)

Dalam sehari, dirinya bisa menghabiskan siomai 200 hingga 400 biji. Itu cukup laris. Soalnya, selain siomai miliknya enak, Diki juga dikenal ramah oleh teman-temannya yang juga konsumennya itu.

Diki menjelaskan soal cita-citanya. Anak Desa Mario di Luwu Utara ini ingin sukses supaya bisa memiliki rumah sendiri. Dengan kesuksesan itu, orang tua Diki bakal bangga.

"Saya ingin membuat orang tua bangga, bagaimana caranya bisa punya rumah sendiri. Cita-cita saya jadi pengusaha," kata Diki.


Meskipun begitu, orang tuanya sudah bangga sejak saat ini karena Diki berani berjualan sendiri untuk meringankan beban ekonomi keluarga. Lima saudara Diki sudah bekerja, ada yang merantau dan berkeluarga. Secara ekonomi, kelima saudara Diki juga pas-pasan. Diki mendapat pengalaman bekerja dari salah satu saudaranya juga.

Diki siswa SMK di Luwu Utara, Sulsel, berjualan siomai di sekolahnya sendiri. (M Riyas/detikcom)Diki, siswa SMK di Luwu Utara, Sulsel, berjualan siomai di sekolahnya sendiri. (M Riyas/detikcom)

"Sekitar satu tahun lebih. Cerita awalnya sebelum saya menjual kan yang pertama menjual adalah saudara saya. Beberapa hari kemudian, saya ikut menjual. Setelah saya sebulan menjual, saya ingin menjual seterusnya. Saya menjual ini demi orang tua, membantu orang tua, pulang sekolah menjual. Kalau sudah sekitar jam 3, saya berangkat lagi menjual," jelasnya.

Keluarga, guru, teman, dan warga Desa Mario di Baebunta berharap Diki terus semangat mengejar cita-cita untuk menjadi pengusaha.

(dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT