KIPI Adalah Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi, Ini Cara Mengatasinya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Feb 2022 11:54 WIB
Doctor vaccinating for a boy on blue background.
KIPI Adalah Apa? Dirasakan Pasca Vaksin Covid-19 - ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/baona)
Jakarta -

KIPI adalah apa? Istilah ini merujuk terkait vaksinasi Covid-19. Selain vaksinasi primer, KIPI juga bisa dirasakan orang yang baru saja menerima vaksin booster.

Diketahui pemerintah sedang mendorong program vaksinasi booster untuk masyarakat umum sejak Januari lalu. Masyarakat yang telah mendapatkan tiket vaksin dosis ketiga atau booster, berhak menerima vaksinasi booster di berbagai layanan kesehatan terdekat.

Lalu KIPI adalah apa? detikcom merangkum serba-serbi informasi soal KIPI berikut ini.

KIPI Adalah Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi

Dilansir situs resmi Satgas Covid-19, KIPI adalah singkatan dari Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi. KIPI merupakan gejala medis yang dapat terjadi pasca vaksinasi/imunisasi yang diduga terkait dengan vaksinasi /imunisasi yang diberikan.

Meski begitu, tak semua orang yang telah divaksin Covid akan merasakan KIPI. Jika pun muncul, reaksi itu adalah wajar dan tak perlu panik.

KIPI yang jauh jauh lebih ringan dibanding terinfeksi Covid-19 atau terjadi komplikasi yang disebabkan oleh virus Covid-19.

Penyebab KIPI

Ada sejumlah alasan yang menyebabkan seseorang merasakan KIPI, berikut 5 kategori penyebab KIPI muncul:

  1. Reaksi KIPI Terkait Komponen Vaksin
    KIPI dalam kategori ini disebabkan oleh satu atau beberapa komponen yang terkandung di dalam vaksin. Komponen-komponen tersebut antara lain antigen, adjuvan, antibiotik, dan bahan pengawet (stabilizer dan preservatives).
  2. Reaksi KIPI Terkait Cacat Mutu Vaksin
    Seseorang bisa terkena KIPI akibat adanya cacat mutu produk vaksin yang disuntikkan kepada dirinya. Selain cairan produk vaksin, cacat alat vaksinasi juga bisa menimbulkan KIPI.
  3. Reaksi KIPI Akibat Kecemasan Takut Disuntik
    KIPI dalam kategori ini terjadi karena kecemasan yang dirasakan saat pasien menerima suntikan vaksin. KIPI juga dapat berlanjut setelah pemberian vaksinasi.
  4. Reaksi KIPI Akibat Kesalahan Prosedur
    Cara pelarutan vaksin dan pemberian vaksin yang salah juga bisa menjadi seseorang terkena KIPI. Misalnya jarum yang dimasukkan ke dalam vial untuk mengambil cairan vaksin tidak steril.
  5. Reaksi KIPI Akibat Kejadian Koinsiden
    Reaksi KIPI kategori ini disebut asosiasi temporal, yaitu dua atau lebih kejadian yang terjadi bersamaan. Contohnya, demam yang sudah terjadi sebelum atau pada saat pemberian imunisasi. Kejadian pertama bisa jadi berhubungan atau tidak berhubungan dengan kejadian berikutnya.

KIPI Adalah Apa? Reaksi Ringan hingga Berat

Seperti disampaikan, KIPI bersifat ringan dan sementara. Adapun yang biasa dirasakan antara lain:

Reaksi Ringan

  1. Reaksi lokal adalah reaksi yang terjadi pada area tubuh tertentu seperti:
    a.Nyeri.
    b.Kemerahan atau bengkak di tempat suntikan.
    c.Selulitis.
  2. Reaksi sistemik berhubungan dengan sistem keseluruhan tubuh, seperti:
    a.Demam.
    b.Nyeri otot seluruh tubuh (myalgia).
    c.Nyeri sendi (atralgia).
    d.Badan lemah.
    e.Sakit kepala.

Reaksi Berat

  1. KIPI jenis ini jarang terjadi, namun perlu diperhatikan apabila penerima vaksin mengalami gejala-gejala tertentu setelah vaksinasi, seperti:
    a.Kejang.
    b.Trombositopenia (penurunan hebat jumlah trombosit).
    c.Hypotonic Hyporesponsive Episode (kehilangan rasa sensorik akut atau penurunan kesadaran disertai dengan pucat dan kelemahan otot).
    d.Menangis terus-menerus.

KIPI adalah apa kini telah diketahui. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat seseorang merasakan KIPI. Simak di halaman selanjutnya.