Booster untuk AstraZeneca, Ini Kombinasi yang Disetujui Kemenkes

ADVERTISEMENT

Booster untuk AstraZeneca, Ini Kombinasi yang Disetujui Kemenkes

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Jumat, 04 Feb 2022 13:40 WIB
senior woman show red heart shape with syringe icon,  after vaccinated or inoculation  booster dose  due to spread of corona virus, population, social or herd immunity concept
Booster untuk AstraZeneca, Ini Kombinasi yang Disetujui Kemenkes - ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ratana21)
Jakarta -

Booster untuk AstraZeneca bisa menggunakan vaksin dengan jenis heterolog (vaksin berbeda dengan vaksin primer) ataupun homolog (vaksin sejenis dengan vaksin primer). Kementerian Kesehatan RI sudah memberikan persetujuan untuk sejumlah kombinasi vaksin booster untuk AstraZeneca dan jenis vaksin lainnya.

Melansir dari laman Sehat Negeriku Kemenkes, vaksinasi booster diberikan dengan pertimbangan ketersediaan vaksin yang ada tahun ini. Pemberian kombinasi vaksin juga mempertimbangkan hasil riset para peneliti di dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi BPOM dan ITAGI atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization.

Lalu, apa saja jenis vaksin booster untuk AstraZeneca dan vaksin lainnya? simak rangkuman informasinya berikut ini.

Booster untuk AstraZeneca

Melansir dari akun Instagram resmi Kemenkes RI, penerima vaksin primer AstraZeneca kini bisa mendapatkan satu dosis penuh vaksin AstraZeneca. Dengan penambahan ini, total ada 3 jenis kombinasi vaksin booster untuk AstraZeneca yang telah diizinkan oleh Kemenkes, yakni:

  1. Vaksin primer AstraZeneca: vaksin booster setengah dosis Moderna
  2. Vaksin primer AstraZeneca: vaksin booster setengah dosis Pfizer
  3. Vaksin primer AstraZeneca: vaksin booster satu dosis AstraZeneca

Booster untuk Sinovac

Selain vaksin booster untuk AstraZeneca, Kemenkes juga mengatur terkait booster untuk jenis vaksin lainnya, terutama Sinovac. Berikut adalah kententuannya:

  1. Vaksin primer Sinovac: vaksin booster setengah dosis Pfizer
  2. Vaksin primer Sinovac: vaksin booster setengah dosis AstraZeneca

Dari hasil penelitian di dalam dan luar negeri, tidak ditemukan perbedaan dalam pembentukan antibodi antara pemberian setengah dosis vaksin ataupun maupun dosis penuh. Pemberian vaksin booster dengan setengah dosis tetap mampu meningkatkan level antibodi yang relatif sama atau lebih baik dari dosis penuh booster dan memberikan dampak KIPI yang lebih ringan.

Simak video 'Cegah Omicron, Kapolri Minta Vaksin Booster Dikebut':

[Gambas:Video 20detik]



Booster untuk AstraZeneca dan Sinovac saat ini sudah diketahui. Simak informasi lainnya mengenai vaksin booster yang sudah kami rangkum berikut ini.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT