Perjalanan ABG Asal Pemalang yang Ngaku Dihipnotis Lalu Nyasar ke Jakarta

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 05 Feb 2022 14:03 WIB
Ilustrasi Hipnotis
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Remaja perempuan asal Pemalang, Jawa Tengah, berinisial NW (17) mengaku menjadi korban hipnotis hingga nyasar ke Jakarta. NW mengaku diajak oleh perempuan misterius itu untuk mengamen.

NW ditemukan anggota Polantas di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (3/2), sekitar pukul 18.00 WIB. NW lalu dibawa ke kantor Lantas Tamansari dan diinterogasi.

Dihipnotis Saat Jalan Pulang ke Pemalang

NW mengaku bekerja di Purwodadi, Jawa Tengah. Saat perjalanan pulang ke Pemalang, NW mengaku ditepuk oleh seorang perempuan.

"Dia katanya ketemu perempuan, ditepuk, jadi nggak ingat. Menurut dia, dihipnotis. Tahu-tahu sampai di Mangga Dua naik kereta," kata Kanit Lantas Tamansari Kompol Turyono saat dihubungi, Sabtu (5/2/2022).

NW mengaku perempuan yang diduga menghipnotisnya itu lalu menyuruhnya mengamen. NW dibawa oleh perempuan tersebut naik kereta.

"Tahu-tahu sudah sampai Mangga Dua, naik kereta sama perempuan itu," imbuhnya.

Ditemukan di Kota Tua

Menurut Turyono, korban baru sadar saat memasuki kawasan Mangga Dua. Saat itu korban berhasil melarikan diri perempuan itu hingga kemudian sampai di Kota Tua.

"Ketemu anggota, terus dibawa ke kantor Lantas. Ketemu saya, saya interogasi di mana alamatnya, ternyata saya tanya ketemu alamat ada di dompetnya. Ada SIM, orang tuanya sudah meninggal, anak yatim piatu," jelas Turyono.

Polisi lalu mendapatkan kontak keluarga NW. Beruntung, salah satu kerabat dari NW berada di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.

"Kita tanya keluarga di Pemalang tadi di mana alamat keluarga di Penjaringan. Ternyata ada di Muara Baru. Saya antar untuk jamin keamanan anak tersebut," terang Turyono.

"(Keluarga NW) kaget juga, nangis juga," tambahnya.


Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Pemuda di Tasikmalaya Jadi Korban Hipnotis, Motornya Raib Dibawa Pelaku':

[Gambas:Video 20detik]