ADVERTISEMENT

Susi Air Kaji Potensi Pidana di Balik Pengusiran dari Hanggar Malinau

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 04 Feb 2022 21:08 WIB
Donal Fariz
Donal Fariz (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Susi Air sedang mengkaji potensi pidana di balik peristiwa pengusiran pesawat mereka dari hanggar Bandara Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara). Susi Air mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.

"Kami sedang mengkaji potensi pidana dalam UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, di mana setiap orang dilarang berada di daerah tertentu bandar udara, membuat halangan atau kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan, yang dapat membahayakan keselamatan keamanan penerbangan, kecuali memperoleh izin dari otoritas bandara," kata kuasa hukum Susi Air, Donal Fariz, dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/2/2022).

Pihak Susi Air mengaku mendapat informasi terkait potensi pelanggaran kegiatan pengusiran dimaksud. Pihak Susi Air mengaku mendapat informasi bahwa kegiatan pengusiran tidak mengantongi izin tertulis dari otoritas bandara.

"Saya menyakini, informasi kita peroleh kemarin, belum ada informasinya izin secara tertulis, karena, lihat sendiri, suratnya diberikan pagi-pagi tanggal 2 (Februari) dan eksekusi tanggal 2. Kami mendengar belum ada informasi dari pihak bandara itu dilakukan," ungkap Donal Fariz.

Lebih lanjut Donal Fariz memaparkan pihaknya juga sedang mengkaji potensi pelanggaran Pasal 344 UU Penerbangan. Pengkajian potensi pelanggaran pasal ini dilakukan karena pengusiran dilakukan oleh Satpol PP.

"Selain itu ada Pasal 344, tindakan melawan hukum karena masuk ke dalam pesawat udara daerah keamanan terbatas bandar udara atau wilayah fasilitas otoritas secara tidak sah, karena itu dilakukan oleh Satpol PP," ucapnya.

Donal Fariz menyebut kliennya mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. Dia menyebut pengusiran pesawat Susi Air dari hanggar Malinau adalah tindakan sewenang-wenang.

"Susi Air akan meminta perlindungan kepada penegak hukum agar tindakan sewenang-wenang tersebut tidak lagi terjadi. Itu tentu kepada otoritas yang berwenang kami akan meminta itu," sebutnya.

"Dan kami mempertimbangkan menempuh langkah hukum atas pelanggaran pidana yang dilakukan oleh pejabat atas tindakan sewenang wenang tersebut," imbuh Donal Fariz.

Simak Video 'Pesawat Susi Air Diusir dari Hanggar, Susi Pudjiastuti: Kuasa Wewenang Begitu Hebatnya':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT