Dalih Pemerkosa Peras ABG Tangsel: Minta Uang Bekas Pacaran Dikembalikan

M Hanafi - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 15:54 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan (Dok istimewa)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Seorang pemuda berinisial TDP (19) di Tangerang Selatan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerkosaan remaja 15 tahun. Setelah memperkosa korbannya, tersangka juga memerasnya dengan video syur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan menjelaskan awal mula TDP dan korban berpacaran. Namun, ketika korban memutuskan hubungan, tersangka tidak terima dan meminta mengembalikan semua uang yang dia habiskan untuk menemui korban.

"Tersangka tidak terima (diputuskan). Kemudian meminta kepada korban untuk mengembalikan semua apa yang telah dia berikan, dia hitung semua. Mulai dari dia mencarikan Grab, mengantar ke Stasiun, dan sebagainya. Dia total, dia habis uang Rp 1.500.000. Dia minta itu dikembalikan," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (28/1/2022).

Tersangka memaksa korban untuk mengganti uang tersebut, jika tidak dikembalikan, TDP akan menyebarluaskan foto syur korban. Hal ini membuat korban panik.

"Korban panik karena tersangka mengancam apabila tidak dikembalikan akan menyebarkan foto-foto vulgar milik korban yang selama ini sering dikirimkan korban kepada tersangka," lanjut Zulpan.

Tersangka Ditahan Polisi

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh orang tua korban. Tersangka TDP kemudian dijebak hingga akhirnya ditangkap dan diserahkan ke polisi.

"Jadi itu kan kita sudah dapet hasil, sudah kita naikkan jadi tersangkanya, sudah kita lakukan penahanan. Jadi kasusnya itu persetubuhan anak di bawah umur," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Aldo Primananda Putra saat dihubungi, Rabu (26/1).

Lebih lanjut Aldo membeberkan bahwa keduanya memang sempat berpacaran. Menurutnya, keduanya berhubungan layaknya suami-istri saat berpacaran.

"Memang sudah sempat berhubungan badan pada saat berpacaran dan sempat bertukar foto vulgar batas dada. Kebetulan putus hubungan mereka," tambahnya.

Menurutnya, saat keduanya sudah tidak berpacaran, pelaku ini emosional. Kata Aldo, saat putus, korban diancam akan disebar foto vulgarnya.

Menurutnya, ancaman tersebut dilakukannya sambil memeras korban dengan minta uang.

"Saat putus itu, si pelaku emosional. Ketika putus itu, dia ngancam perlihatkan foto-fotonya vulgar itu ke orang, tapi dia minta uang Rp 700 ribu," ucapnya.

(mea/mea)