Sudirman Said: Korupsi Itu 'Penyakit', Membereskannya Tak Cukup dengan Hukum

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 14:09 WIB
Sudirman Said
Sudirman Said (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Ketua Institut Harkat Negeri (IHN) Sudirman Said menyebut korupsi itu bukan hanya terkait pelanggaran hukum, tetapi juga salah satu bagian dari 'penyakit' manusia. Menurutnya, korupsi adalah penyimpangan perilaku.

"Saya sangat sepakat dengan pandangan itu. Korupsi bukan hanya soal pelanggaran hukum, karena para pembuat hukum bisa merekayasa produk hukum," ujar Sudirman kepada wartawan, Jumat (28/1/2022).

"Apakah budaya? Yang lebih tepat mungkin penyakit, sejenis penyimpangan perilaku. Tidak enak kalau tidak mencuri atau korupsi," imbuhnya.

Sudirman menilai membereskan korupsi itu tidak cukup dengan penegakan hukum dan sistem. Hukum dan sistem, lanjutnya, bisa dijebol oleh perilaku buruk.

"Keteladanan para pemimpin puncak di setiap instansi jauh lebih efektif daripada soal hukum atau sistem," ucap Sudirman.

Dia berpandangan Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang berpegang kuat pada antikorupsi. Hal itu bertujuan demi mewujudkan pemerintahan Indonesia yang bersih.

"Indonesia membutuhkan banyak pemimpin yang memiliki komitmen kuat pada praktik pemerintahan bersih. Itu yang akan menjadi jawaban," terang mantan Menteri ESDM ini.