Cegah Kericuhan Terulang, Pagar Lapangan Ingub Muare Angke Akan Ditinggikan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 18:24 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan lapangan sepakbola di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (9/12). Lapangan ini menggunakan rumput sintesis.
Lapangan Ingub Muara Angke (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Pemkot Jakarta Utara bakal meninggikan pagar belakang Lapangan Ingub Muara Angke, Jakarta Utara. Perbaikan ini imbas dari kericuhan saat pertandingan sepakbola di lapangan tersebut beberapa waktu lalu.

"Nanti akan kita tinggikan pagar yang di belakang perbatasan dengan rumah," kata Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara Heru Haryanto saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022).

Heru menyebut peristiwa itu diawali oleh anak-anak di dalam stadion melempar botol minuman yang akhirnya nyangkut ke rumah warga. Yang akhirnya, berbalas dengan lemparan batu ke dalam lapangan dan berujung keributan.

Oleh karena itu, Pemkot Jakut bakal melengkapi fasilitas di lapangan supaya warga sekitar tak terganggu. Saat ini, pihaknya sedang melaporkan rencana perbaikan ini ke Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta.

"Permohonan agar bekstop yang di belakang bisa dilebarkan sepanjang lebar lapangan, untuk menghindari bola keluar dan kejadian 2 saling lempar lagi, " jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Kericuhan sempat terjadi saat pertandingan sepak bola di Lapangan Ingub Muara Angke, Jakarta Utara. Seorang warga dan sejumlah pemain bola serta suporternya saling lempar batu.

Aksi ini dipicu ulah pria mabuk yang melemparkan batu ke tengah lapangan. Namun kejadian ini akhirnya diselesaikan secara musyawarah.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (25/1) malam dan sempat viral di media sosial. Sebuah rekaman video memperlihatkan sejumlah pemain bola memanjat pagar lapangan.

Para pemain bola itu kemudian melemparkan batu hingga kayu. Aksi itu dibalas lemparan yang sama dari arah samping lapangan.

Polisi memediasi perwakilan warga dan pemain sepak bola yang terlibat kericuhan di Muara Angke, Jakarta Utara. Hasil pertemuan itu, kedua pihak sepakat damai.

"Telah dilaksanakan acara penyelesaian permasalahan antara Fahrudin dengan beberapa warga Pelabuhan Muara Angke terkait keributan pada saat bermain bola," kata Kapolsek Sunda Kelapa Kompol Seto Handoko kepada wartawan, Rabu (26/1).

(lir/lir)