Polda Metro: Pinjol di PIK Tak Pekerjakan Anak, tapi Memang Ilegal

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 16:18 WIB
Kantor pinjol di PIK, Jakut digerebek polisi
Kantor pinjol di PIK, Jakut, digerebek polisi. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya memastikan kantor pinjaman online (pinjol) 'Scoreone' di PIK, Jakarta Utara, tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pihak kepolisian juga menyatakan pinjol tersebut tidak mempekerjakan anak di bawah umur.

"Masalah anak di bawah umur tidak ada. Jadi semua yang kami amankan semalam semua sudah dewasa. Jadi tidak ada anak-anak di bawah umur yang dipekerjakan di perusahaan pinjol ilegal," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/1/2022).

Namun, Auliansyah memastikan pinjol tersebut ilegal. Meski begitu, menurutnya, pinjol tersebut belum melakukan operasional sampai ke tahap penagihan utang kepada debitur.

"Belum kami temukan pengancaman, jadi masih berjalan hanya mereka nggak punya izin, karena ini masih baru dan kami masih lakukan pendalaman-pendalaman terus. Belum ada penagihan-penagihan dan penagihan masih wajar, belum ada penagihan secara ancaman dan gambar-gambar yang tidak benar," beber Aulia.

Auliansyah juga membantah pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan yang sebelumnya menyebutkan kantor pinjol tersebut melakukan penagihan dengan ancaman.

"Jadi nggak kami temukan (pengancaman). Tapi perusahaan ini ilegal, karena tidak terdaftar di OJK, jadi harus kami lakukan penindakan," ujarnya.

Sebelumnya, Kombes Zulpan mengungkapkan modus kantor pinjol tersebut dalam menagih utang.

"Di antaranya adalah (dengan) pengancaman, kemudian meng-upload hal-hal yang bisa menurunkan harkat martabat derajat dari peminjam dan sebagainya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada wartawan, Kamis (27/1).


Simak di halaman selanjutnya: manajer jadi tersangka.

Saksikan Video 'Polda Metro Tetapkan Manajer Pinjol Ilegal di PIK Jadi Tersangka!':

[Gambas:Video 20detik]