Pemilik Sebut Alasan Terduga Pelaku Aniaya Kucingnya Tak Masuk Akal

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 15:07 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin rabies ke kucing di halaman Kantor Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, Selasa (16/11/2021). Sudin KPKP Kota Administrasi Jakarta Selatan Kecamatan Tebet menyediakan sebanyak 250 dosis vaksin rabies dalam kegiatan vaksinasi gratis tersebut sebagai bentuk upaya untuk mewujudkan Ibu Kota bebas rabies pada 2022.
Ilustrasi (Agung Pambudhy/detikcom)
Bogor -

Pemilik kucing yang disiram air panas di Cijeruk, Bogor, Rio, buka suara. Rio menyebut alasan terduga pelaku menyiram kucing yang bernama Robin itu tidak masuk akal.

"Kalau dia bilang katanya dia (kucing) kencing di atas airnya ke bawah, dia nyiram air kencing si kucing tapi kena kucingnya," kata Rio saat dihubungi, Rabu (26/1/2022).

Rio mengungkap bahwa alasan tersebut tidak masuk akal. Dia lantas mempertanyakan mengapa menyiram air kencing kucing harus menggunakan air panas.

"Saya pikir nggak logis sekali nyiram air kencing terus kena kucing. Terus kenapa harus pakai air panas gitu kan," ujarnya.

Rio mengatakan pelaku memang dikenal oleh warga sekitar sebagai sosok yang tidak menyukai kucing. Dia mengatakan rumah terduga pelaku sampai ditaburi kamper, diduga agar kucing tidak masuk.

"Di lingkungan warga, pelaku ini dikenal tidak suka kucing. Sampai garasi beliau aja ditaburi kamper segala macam. Biar kucing nggak pada masuk mungkin," tutur dia.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi mengungkap terduga pelaku sudah diperiksa.

"Kalau dari pihak yang diduga sebagai pelaku sudah diminta keterangan, sifatnya masih berita acara wawancara," kata Kapolsek Cijeruk Kompol Sumijo kepada wartawan, Rabu (26/1).

Sumijo mengatakan, meski terduga pelaku sudah diperiksa, statusnya belum menjadi tersangka. Sebab, kata dia, polisi belum menemukan unsur kesengajaan dalam perbuatan pria berinisial RS itu.

"Belum dinaikkan tersangka, jadi masih wawancara. Kalau dia belum mengarah kepada unsur kesengajaan bahwa akan menyakiti hewan tersebut," ucapnya.

(lir/lir)