KPK soal Indeks Persepsi Korupsi RI di Bawah Rata-rata: Harus Dibenahi

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 19:23 WIB
Plt jubir KPK, Ipi Maryati
Ipi Maryati (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Skor Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia pada 2021 masih berada di bawah rata-rata, yakni 38. KPK mengatakan skor tersebut memberikan gambaran bahwa kondisi korupsi di Indonesia masih harus terus dibenahi.

"CPI ini merupakan gambaran kondisi korupsi di Indonesia yang masih harus terus dibenahi. KPK mengapresiasi upaya segenap elemen bangsa untuk mendorong peningkatan skor," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Transparency International Indonesia (TII) mengungkapkan skor CPI rata-rata di dunia berada di angka 43. Skor rata-rata ini bertahan pada 6 tahun belakangan sejak 2015.

Skor CPI Indonesia mengalami kenaikan satu poin dibanding tahun sebelumnya. Ipi mengatakan kenaikan tersebut disebabkan faktor risiko korupsi pada pelaku usaha.

"Kenaikan satu poin ini ditunjang oleh beberapa faktor antara lain kenaikan signifikan pada faktor risiko korupsi yang dihadapi oleh pelaku usaha pada sektor ekonomi," katanya.

Selanjutnya, Ipi menyebut Transparency International Indonesia (TII) pada penyampaian skor CPI, memberikan tantangan serius pada dua sektor. Sektor itu di antaranya korupsi politik dan penegakan hukum.

"Namun TII juga memberikan catatan bahwa Indonesia masih memiliki tantangan serius khususnya pada dua sektor, yakni korupsi politik dan penegakan hukum. Kedua aspek ini masih belum ada perbaikan yang signifikan," katanya.

Selain itu, Ipi mengatakan jika merujuk pada pengukuran Indeks Perilaku Antikorupsi (IPAK) oleh BPS, tercatat masih menunjukkan sikap masyarakat yang permisif terhadap perilaku koruptif.

Tercatat secara regional, Indonesia berada di bawah negara tetangga seperti Singapura (peringkat 4, skor 85), Malaysia (peringkat 62, skor 48), Timor Leste (peringkat 86, skor 41), dan Vietnam (peringkat 87, skor 39).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: