Sakit Hati, Suami di Bali Bunuh Pria yang Diduga Jadi Selingkuhan Istrinya

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 14:48 WIB
Foto: Lokasi pembunuhan pria diduga jadi selingkuhan istri di Gianyar, Bali. (Dok. Polsek Sukawati)
Lokasi pembunuhan pria diduga jadi selingkuhan istri di Gianyar, Bali. (Dok. Polsek Sukawati)

Sesaat kemudian, istri pelaku keluar dari dalam konter pulsa miliknya. Istri pelaku langsung mendekati suaminya untuk menanyakan peristiwa yang terjadi.

"Saat itu pelaku langsung berkata kepada istrinya, 'nyai selingkuh biin, ngaku sing! Lamen sing ngaku lakar matiang (kamu selingkuh lagi, ngaku tidak! Kalau tidak mengaku saya akan bunuh)'," ungkap Ariawan.

Pelaku pun langsung mengambil pisau kecil yang disimpan di saku celana sebelah kanan dengan tangan kanan. Pelaku kemudian secara membabi buta langsung melakukan penusukan berulang kali arah tubuh istrinya.

Akibat kejadian tersebut, istri pelaku mengalami beberapa luka tusuk di bagian tubuhnya, yaitu 9 luka tusuk di bagian kaki kanan, 4 luka tusuk di bagian kaki kiri, 5 luka tusuk di bagian tangan kanan, 4 luka tusuk di bagian tangan kiri, 7 luka tusuk di punggung, 2 luka tusuk di bagian perut bagian bawah pusar, dan 1 luka sayatan di bagian pelipis kiri.

Ariawan menuturkan pihaknya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Sampai di sana, Polsek Sukawati langsung menangkap pelaku.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap Jupriyadi dan istrinya dengan menggunakan senjata tajam berupa sebilah sabit dan pisau ukuran kecil. Korban sendiri tutup usia saat tiba di rumah sakit.

"Terhadap kedua korban, pihak petugas membawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan tindakan dan perawatan medis. Dan pada hari Selasa tanggal 25 Januari 2022 sekitar pukul 00.05 Wita, korban Jupriyadi dikonfirmasi meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit Ganesha," ungkap Ariawan.

Atas peristiwa ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau ukuran kecil, satu bilah sabit yang sudah terlepas dengan gagangnya, 1 potong baju dan celana milik korban, 1 potong baju dan celana milik istri pelaku, serta 1 potong baju dan potong celana milik pelaku. Semua baju dan celana yang diamankan ada bercak darahnya.

Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Sukawati. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

"Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di unit Reskrim Polsek Sukawati untuk dilakukan proses sidik lebih lanjut," tegas Ariawan.


(drg/drg)