Sakit Hati, Suami di Bali Bunuh Pria yang Diduga Jadi Selingkuhan Istrinya

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 14:48 WIB
Foto: Lokasi pembunuhan pria diduga jadi selingkuhan istri di Gianyar, Bali. (Dok. Polsek Sukawati)
Lokasi pembunuhan pria diduga jadi selingkuhan istri di Gianyar, Bali. (Dok. Polsek Sukawati)
Bali -

Seorang pria di Bali bernama I Nengah Wanta (36) nekat menganiaya lelaki yang diduga menjadi selingkuhan istrinya. Lelaki yang bernama Jupriyadi (36) itu dianiaya hingga tewas.

"Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban Jupriyadi yang mengakibatkan korban meninggal dunia karena merasa sakit hati terhadap Jupriyadi yang diduga telah selingkuh dengan istri pelaku," kata Kapolsek Sukawati Kompol I Made Ariawan kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Selain membunuh korban, pelaku menusuk istrinya, Kadek Setyawati (29). Hal itu dilakukan karena pelaku sakit hati dan menduga istrinya berselingkuh.

Ariawan mengatakan aksi pembunuhan dan penganiayaan tersebut terjadi kemarin. Pada pukul 19.00 Wita, pelaku datang ke konter pulsa milik istrinya di Jl Pasekan Nomor 16, Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pelaku kemudian duduk di depan konter pulsa tersebut.

Saat itu, pelaku sempat memanggil korban yang sedang berjualan di sebelah utara konter pulsa milik istrinya. Pelaku dan korban sempat mengobrol masalah bisnis tanah. Setelah mengobrol, pelaku kemudian mengaku akan pulang ke rumah.

"Karena saat itu pelaku sudah dendam, karena curiga Jupriyadi selingkuh dengan istri pelaku. Maka pelaku bermaksud untuk melakukan penganiayaan sehingga waktu itu pelaku berpura-pura pulang ke rumah untuk mematikan lampu rumah," terang Ariawan.

"Padahal sampai di rumah pelaku langsung mengambil senjata tajam jenis sabit kemudian diselipkan di belakang punggung serta mengambil sebilah pisau kecil yang pelaku simpan di saku celana bagian kanan," sambungnya.

Setelah itu, pelaku kembali ke tempat semula dan duduk di depan konter milik istrinya. Korban datang mendekati pelaku dan langsung jongkok sambil menghidupkan rokok di dekat pelaku.

"Saat itu pelaku langsung bangun dan langsung mengambil sebilah sabit yang diselipkan di punggung belakang dengan tangan kanan dan langsung bicara dengan korban sambil berkata 'b***** kamu nyelingkuhin istri saya'," kata Ariawan.

Usai memaki, pelaku saat itu langsung membacok punggung korban sebanyak dua kali sampai mata sabit terlepas dari gagangnya. Korban berlari untuk menyelamatkan diri ke arah sawah dalam kondisi mata sabit masih tertancap di punggungnya.

Pelaku kemudian hendak mengejar korban. Namun, tindakan pelaku dilerai oleh saksi bernama I Dewa Nyoman Partha (57) sehingga pelaku diam di depan konter pulsa istrinya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...