Ditangkap, 1 Pengeroyok Lansia hingga Tewas di Jaktim Jadi Tersangka!

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 17:51 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi Pengeroyokan (Dok. detikcom)
Jakarta -

Polisi telah menangkap satu orang pria berinisial R yang melakukan pemukulan kepada Wiyanto Halim (89), lansia yang tewas tewas dikeroyok massa di Jakarta Timur. Pelaku R kini telah ditangkap sebagai tersangka.

"Sampai dengan sore ini Polres Metro Jakarta Timur telah menetapkan satu orang sebagai tersangka dengan inisial R terkait dengan kasus ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Tindakan pengeroyokan kepada Wiyanto Halim terjadi pada Minggu (23/1) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB. Awalnya, korban diteriaki maling di lokasi.

Polisi sendiri menjelaskan peran dari tersangka R dalam kasus tersebut. Hasil pemeriksaan R berperan aktif dan mengakui pemukulan kepada korban.

"R ini yang melakukan pemukulan ya," jelas Zulpan.

Hari ini total ada 14 orang yang telah ditangkap polisi terkait kasus pengeroyokan kepada korban. Belasan terduga pelaku ini masih dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur.

Zulpan mengatakan proses penyelidikan kasus ini belum selesai usai pihaknya menetapkan satu orang tersangka. Adanya tersangka lain dari kasus itu terbuka lebar.

"Tentunya dengan kasus ini tidak berhenti dengan satu tersangka. Akan berkembang kepada tersangka lain karena seperti yang kita lihat di video viral tersebut bahwa ada beberapa kendaraan lain yang melakukan pengejaran dan berakhir juga dengan pemukulan yang mengakibatkan pengemudi yang merupakan lansia meninggal dunia," ujar Zulpan.

Pihak keluarga korban sebelumnya pun telah angkat suara terkait kasus tersebut. Keluarga meminta kasus itu diusut hingga tuntas.

"Saya minta keadilan untuk papa saya. Ini papa saya meninggal nggak wajar. Saya minta keadilan untuk papa saya," kata anak korban, Bryana Halim, saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Pengeroyokan korban diketahui bermula saat korban Wiyanto Halim diteriaki maling oleh sejumlah orang. Korban saat itu tengah mengemudikan mobilnya seorang diri.

Aksi kejar-kejaran korban dengan pengendara motor sempat terjadi. HM lalu dihakimi massa di daerah Cakung, Jakarta Timur.

Pihak keluarga membantah keras tudingan maling yang dialamatkan kepada HM. Bryana menyebut mobil yang dikemudikan oleh ayahnya itu merupakan kendaraan pribadi ayahnya.

"Semuanya itu settingan makanya kita minta coba pikir kalau papa saya curi mobil kenapa mobil papa saya dihancurin? Kalau namanya orang curi mobil yang pasti mobilnya diamankan. Tapi ini mobil papa dihancurin sampai hancur banget," katanya.

"Yang pasti itu mobil sendiri ya mobil sendiri. STNK bisa dicek tapi dibilang maling," tambaha Bryana.

Simak video 'Heboh Lansia Ngebut Diteriaki Maling, Tewas Dikeroyok di Pulogadung':

[Gambas:Video 20detik]

(ygs/mei)