Pihak Haris Azhar-Fatia Sebut Punya Bukti Kuat atas Laporan Luhut

Anggi Muliawati - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 19:23 WIB
Fatia Maulidiyanti selaku Koordinator KontraS didatangi polisi untuk dipanggil ke Polda Metro Jaya. Dia didatangi polisi pagi tadi.
Fatia Maulidiyanti (Foto: dok. situs KontraS)
Jakarta -

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memilih melanjutkan kasus dugaan pencemaran nama baik ke ranah pengadilan setelah mediasi dengan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti gagal. Fatia Maulidiyanti mengaku tidak keberatan untuk lanjut ke meja hijau.

"Kami terbuka untuk membentuk diskusi yang berbasiskan data kalau misal memang tidak mau lanjut ke ranah pidana. Tapi kalau pilihannya tetap, ya kita terima aja gitu, dengan catatan prosesnya harus adil," katanya di Hotel Des Indes, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/1/2022).

Fatia mengatakan pihaknya memiliki bukti yang kuat jika memang kasus tersebut akan terus diproses ke ranah hukum. Sebab, menurutnya, apa yang dibicarakan dalam konten YouTube tersebut tidak asal.

"Kita punya bukti kuat, malah nambah, ada temuan-temuan bukti baru," katanya.

"Kita bicara tidak ngasal dan basis kita jelas. Kami semua ngapain takut, karena punya bukti yang bisa diberikan. Justru kalau Pak Luhut menganggap kita salah, harusnya Pak Luhut juga memberikan data yang bisa kita uji bersama," sambungnya.

Fatia mengatakan sudah mengajak Luhut berdiskusi, namun tidak pernah ada jawaban. Sedangkan terkait permintaan Luhut untuk dia dan Haris meminta maaf, menurutnya, itu tidak perlu dilakukan.

"Kami sudah ngajakin ke YouTube, tapi nggak pernah ada jawaban apa-apa, dan untuk minta maaf, jelas kami tidak bisa, karena tidak ada yang perlu dipermintamaafkan," katanya.

Tonton Video: Haris Azhar-Fatia Cerita Detik-detik Penjemputannya oleh Polisi

[Gambas:Video 20detik]