Tukang AC Korban Mafia Tanah Juga Ngadu ke Kapolri, Minta Kasus Diusut Tuntas

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 20:25 WIB
Pengacara tukang AC korban mafia tanah di Jakbar menyurati Kapolri
Pengacara tukang AC korban mafia tanah di Jakbar menyurati Kapolri. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Korban mafia tanah, tukang servis AC, Ng Je Ngay (70), diwakili kuasa hukumnya mendatangi Bareskrim Polri. Dia menyurati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar polisi mengusut tuntas kasusnya.

Surat itu berisi Permohonan Perlindungan Hukum dan Pengawasan Korban Mafia Tanah. Surat telah diterima sekretariat umum Mabes Polri dengan nomor 084/SPh-AJ/I/2022.

Pengacara korban, Aldo Joe, mengatakan pihaknya menyayangkan adanya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Hal ini membuat tersangka Anton Gunawan tidak lagi ditahan.

"Karena perkaranya ini garis besarnya di SP3 jadi langsung garis besarnya aja ya ini penetapan tersangka, giliran ditetapkan tersangka mau kita panggil tiba-tiba lawan ini manuver ke Karwasidik," ujar pengacara korban, Aldo Joe, kepada wartawan, Jumat (21/2/2022).

Aldo mengatakan sudah melaporkan kasus mafia tanah kliennya ini ke Propam Polri pada 14 Desember 2021. Dia berharap pihak kepolisian bersikap terbuka dalam proses pengusutan.

"Saya mohon kepada penyidik ataupun barat satu dan jajarannya ini agar terbuka, sampaikan apa adanya apabila ada intervensi ya sampaikan gitu lo," ucapnya.

Selain itu, Aldo berharap oknum mafia tanah dan pihak yang terlibat dapat ditindak tegas. Dia menyayangkan adanya SP3 yang menyebut kurangnya alat bukti.

"Harapan kami ya benar-benar Pak Kapolri bisa atensi melalui jajarannya, khususnya Kadiv propam, yang mana menindak tegas para-para oknum ini yang membekingi mafia tanah karena jelas sekali kejanggalan yang terjadi," kata Aldo.

"Polres (Jakarta) Barat sudah tegak lurus menahan kok, berati kan sudah yakin begitu lo sekarang langsung disampaikan kurang alat bukti kan gitu tanda tanya besar," tuturnya.

Lebih lanjut, Aldo menaruh harapan besar kepada Kapolri. Dia menyebut kasus kliennya ini tidak akan tuntas jika Kapolri tidak turun tangan.

"Ini kalau Pak Kapolri, Pak Kadiv Propam nggak turun nggak beres inilah masalah," ucapnya.

Simak video 'Tukang AC Korban Mafia Tanah di Jakbar Jalani Sidang Putusan':

[Gambas:Video 20detik]